Sedang Membaca
Ta’liq ‘ala Risalah fi ‘Ilmil Isti’arat: Kitab Retorika Karya Syaikh Ahmad Nahrawi Banyumas (1911)

Ta’liq ‘ala Risalah fi ‘Ilmil Isti’arat: Kitab Retorika Karya Syaikh Ahmad Nahrawi Banyumas (1911)

Ahmad Ginanjar Sya'ban

Ini adalah halaman sampul dari kitab Ta’liq ‘ala Risalah al-Syaikh Ahmad Zaini Dahlan fi ‘Ilm al-Isti’arat karangan seorang ulama Nusantara asal Banyumas (Jawa Tengah) yang mengajar di Makkah, Syaikh Ahmad Nahrawi Muhtaram b. Imam Raja al-Banyumasi al-Jawi (Syaikh Ahmad Nahrawi Banyumas, 1276-1346 H/ 1860-1927 M).

 

Karya ini unik, karena berisi kajian ilmu retorika Arab tingkat tinggi (‘ilm al-bayan) namun ditulis bukan oleh orang Arab, melainkan oleh orang Nusantara. Karya ini juga sekaligus merupakan ulasan (ta’liq) atas matan berjudul Risalah fi ‘Ilm al-Isti’arat yang ditulis oleh guru pengarang, yaitu Syaikh Ahmad Zaini Dahlan (w. 1885), mufti mazhab Syafi’i di Makkah dan mahaguru ulama Nusantara di Makkah pada paruh kedua abad ke-19 M.

 

Ta’liq karya Syaikh Ahmad Nahrawi Banyumas ini ditulis dalam bahasa Arab. Tidak ada keterangan pada tahun berapa karya ini diselesaikan. Karya ini dicetak oleh percetakan Mathba’ah al-Taraqqi al-Majidiyyah yang berkedudukan di kota Makkah dengan tahun cetak 1329 H (1911 M) dan tebal keseluruhan delapan halaman.

 

Dalam halaman sampul tersebut tertulis teks demikian:

هذا تعليق/على رسالة العلامة/ المرحوم مولانا السيد أحمد/ ابن زيني دحلان مفتي الشافعية/ سابقا بمكة ورئيس علمائها في الاستعارات/ للعالم الفاضل الشيخ أحمد/ نحراوي البنوماسي الجاوي/ المكي نفع الله بهما/ آمين

Baca juga:  Fragmen Syekh Arsyad Al-Banjari

 

Ini adalah sebuah ulasan atas sebuah risalah al-‘Allamah al-Marhum Maulana Sayyid Ahmad b. Zaini Dahlan, mufti madzhab Syafi’i di Makkah dan penghulu para ulama kota itu, dalam bidang ilmu isti’arat. Karangan al-‘Alim al-Fadhil Syaikh Ahmad Nahrawi al-Banumasi al-Jawi al-Makki.

 

Karya Syaikh Ahmad Zaini Dahlan lainnya dalam bidang retorika Arab, yaitu Risalah fi ‘Ilm al-Bayan juga disyarah oleh seorang ulama Nusantara, yaitu TGH. Zainuddin Abdul Majid dari Pancor, Lombok, Nusa Tenggara, yang juga pendiri Jam’iyyah Nahdlatul Wathon (NW). Syarah tersebut juga ditulis dalam bahasa Arab pada 1950, dengan judul Mi’rajus Shibyan ila Sama ‘Ilmil Bayan.

 

Saya mendapatkan salinan naskah Ta’liq karya Syaikh Ahmad Nahrawi Banyumas dari sahabat saya al-Fadhil Ayung Nitinegoro, seorang aktivis PCNU Banyuwangi (Jawa Timur) dan pengampu Komunitas Pegon yang concern terhadap naskah-naskah klasik ulama Nusantara, pada permulaan bulan Oktober 2017. Naskah kitab tersebut sebelumnya adalah milik al-Maghfurlah KH. Abdullah Umar Rogo Jampi, Banyuwangi.

 

Penemuan karya ini tentu sangat berharga, karena dapat mengungkap fakta sejarah jika Syaikh Ahmad Nahrawi Banyumas ternyata memiliki karya. Sebelumnya, dalam Mahakarya Islam Nusantara (2017), alfaqir mengatakan jika Syaikh Ahmad Nahrawi adalah sosok ulama besar Nusantara yang mengajar di Makkah pada awal abad ke-20 M.

Beliau juga tercatat sebagai editor kitab-kitab karangan ulama Nusantara yang diterbitkan di Makkah dan Kairo. Hanya saja, jejak karya intelektual Syaikh Ahmad Nahrawi Banyumas belum ditemukan.

Baca juga:  Membaca Catatan Harian Danarto Naik Haji

 

Baca Juga
Rukhshoh Thoharoh

Biografi Syaikh Ahmad Nahrawi Banyumas terdapat dalam kitab A’lam al-Makkiyyin karangan ‘Abdullah al-Mu’allimi (diterbitkan oleh Muassasah al-Furqan, London, 2008). Dalam kitab itu, biografi Syaikh Ahmad Nahrawi Banyumas tertera pada nomor entri 1431, halaman 964. Biografi tokoh ini juga termuat dalam kitab al-Mudarrisun bil Masjidil Haram karangan Manshur b. Muhammad al-Naqib (juz I/ hal. 287).

 

Disebutkan dalam dua sumber di atas jika Syaikh Ahmad Nahrawi Banyumas memiliki beberapa karangan lainnya selain Ta’liq ini, yaitu Taqrirat ‘alal Manhajil Qawwim yang dicetak oleh al-Mathba’ah al-Miriyyah di Makkah pada 1908 M. Taqrirat karya Syaikh Ahmad Nahrawi Banyumas ini dicetak dalam format hamisy pada kitab al-Maslakul Qawwim ‘ala Hall Alfazhil Manhajil Qawwim karya Syaikh Muhammad Shalih Ba-Fadhal al-Makki (w. 1915 M) dengan jumlah keseluruhan volume 4 juz. Karya ini berisi penjelasan pendek (taqrirat) terhadap kitab al-Manhajul Qawwim karangan Syaikh Ibn Hajar al-Haitami al-Makki (w. 1565 M) dalam bidang fikih. Karya Syaikh Ahmad Nahrawi Banyumas lainnya adalah Qurratul ‘Uyun lin Nasikil Muthi’ bil Funun yang berisi kajian manasik haji dan umrah.

 

Mathba’ah al-Taraqqi al-Majidiyyah yang mencetak kitab Ta’liq karangan Syaikh Ahmad Nahrawi Banyumas ini adalah percetakan milik Syaikh Majid b. Shalih al-Kurdi (w. 1935), adik ipar dari Syaikh Ahmad Khatib Minangkabau (w. 1916). Percetakan ini didirikan pada 1909 M dan eksis hingga 1935 M.

Percetakan tersebut memiliki sejarah yang sangat penting bagi perkembangan tradisi literatur dan budaya cetak dari karya-karya ulama Nusantara, karena banyak mencetak karya-karya ulama Nusantara di awal abad ke-20 M. Sayangnya, jejak percetakan tersebut, juga karya-karya ulama Nusantara yang pada awal abad ke-20 M diterbitkan dan dicetak olehnya, kini sudah hampir punah dan sulit ditelusuri. Hemat alfaqir, kitab-kitab karya ulama Nusantara yang dicetak oleh percetakan Mathba’ah al-Taraqqi al-Majidiyyah di Makkah ini perlu diinventarisasi, karena termasuk kategori cetakan tua yang langka.

Baca juga:  Kenangan Mahasiswa Madura Belajar Filsafat di UIN Jogja

 

Bogor, Maret 2018

 

Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top