Sedang Membaca
Humor Gus Dur: Dilarang Gosok Gigi

Humor Gus Dur: Dilarang Gosok Gigi

Redaksi

Tahun-tahun menjelang Pemilu 1997 menjadi puncak kekonyolan di Jawa Tengah. Pak Gubernur menginstruksikan, segala yang ada di atas tanah provinsi itu harus dicat kuning. Wah, ini jelas curang, dong, kata yang keberatan. Ini pemihakan yang terang-terangan terhadap Golkar. Tidak masuk akal, masak semua harus dikuningkan?

“Ini tidak ada hubungannya dengan Golkar,” kata Pak Gubernur. “Jawa Tengah kan lambangnya burung Kepodang. Nah, Kepodang itu warnanya kuning. Jadi wajar kalau pohon-pohon, pagar-pagar rumah dan gedung-gedung harus dicat kuning.” Anehnya kantor dan rumah dinas Pak Gubernur sendiri tidak dikuningkan.

Kebetulan beberapa bulan sebelum pelaksanaan pemilu itu, Gus Dur diundang bicara dalam diskusi yang digelar Jaya Suprana dan kawan-kawan di sana, di Jawa Tengah.

“Satu bulan sebelum pelaksanaan pemilu, akan ada pengumuman khusus untuk warga Jawa Tengah,” ungkapnya dengan mimik serius di depan peserta diskusi. Jaya dan seluruh hadirin segera “siaga satu”, sambil menebak-nebak pengumuman khusus apa yang dimaksud Gus Dur.

Baca Juga

“Akan ada larangan, warga Jateng tidak boleh gosok gigi… Biar makin jelas warna kuningnya.”

(SumberGer-Geran Bersama Gus Dur, Penyunting Hamid Basyaib dan Fajar W. Hermawan, Pustaka Alvabet, 2010)

Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top