Sedang Membaca
Muqarnas, Warisan Ajaib Arsitektur Islam
Avatar
Penulis Kolom

Jurnalis senior, desainer. Tinggal di Depok

Muqarnas, Warisan Ajaib Arsitektur Islam

Whatsapp Image 2020 05 11 At 10.26.55 Pm

Muqarnas salah sebuah warisan gaya arsitektur yang mengagumkan, rumit sekaligus. Desain ini mempunyai nilai artsistik dan estetika yang sangat tinggi. Oleh karenanya, muqarnas ini sering disebut-sebut sebagai keajaiban warisan arsitektur Islam, khususnya desain interior.

Gaya muqarnas ditasbihkan sebagai bagian kemajuan arsitektur Islam yang menggabungkan seni, sains, arsitektur, dan matematika. Masjid hingga istana di berberapa peninggalan bersejarah Islam menggunakan gaya muqornas dalam berbagai sudut bangunannya.

Muqarnas adalah salah satu lemen paling utama dalam berbagai bangunan peninggalan Islam di Spanyol, Afrika Utara hingga Asia Tengah. Desain muqornas adalah elemen paling utama yang ada pada interior maupun eksterior bangunan. Pada relung pintu gerbang, kubah masjid, jenela, langit langit ruang banyak ditemukan desain muqarnas yang mengagumkan.

Di Masjid I-Jami Isfahan, Iran, muqarnas ditemukan pada bagian-bagian tertua dari masjid dan bagian kiblat yang dibangun di abad ke-11. Sementara di istana Alhambra Granada, Spanyol, desain muqarnas ditemyukan berbagai sudut istana seperti, dinding, jendela-jendela, gerbang, koridor dan relung-relung atap.

Tak hanya itu, dua buah kubah muqarnas yang berwarna keemasan yang dikenal dengan nama “the Hall of the Two Sisters” dan “the Hall of Abencerrajes” mempunyai 5000 satuan sel berbagai ukuran yang membentuk komposisi tiga dimensional yang sedap dipandang mata.

Baca juga:  Belajar dari Film Iran (1): Lika-liku Sutradara dari Negeri Para Mullah

Dalam tulisannya di Jurnal el Harakah el-Harakah. Vol.12 No.3 Tahun 2010, Yulia Eka Putri menyebut mengutip pendapat Ghiyath Mas’ud al Kashi salah satu ahli matematika Dinasti Timurid abad ke-15 tentang definis muqornas. Ghiyath mengatakan bahwa muqarnas adalah suatu unit tiga dimensional yang dapat diproyeksikan ke dalam suatu garis besar bidang dua dimensional.

Dalam proyeksi dua dimensional, desain muqarnas terdiri dari dua elemen pembentuk dasar, yaitu sel dan elemen perantara. Terdapat enam bentuk sel dan elemen perantara yang paling sering digunakan, yaitu bujur sangkar, belah ketupat, jajaran genjang, kendi, biped (dua kaki) besar, dan biped (dua kaki) kecil.

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

Muqornas sendiri berasal dari bahasa Arab dan bisa berarti stalaktit. Ada juga yang menerjemahkan dengan rumit. Seperti dekorasi bangunan lainnya yang berujud dua dimensi, muqornas adalah dekorasi yang meruang. Artinya menarik bukan hanya dari segi estetika saja tetapi juga dari bentuk, fungsi dan makna yang didapat dari keberadaannya.

Tidak diketahui sejak kapan gaya muqornas ini ada. Perdebatan memang muncul tentang asal usulnya yang sampai sekrang masih teru belanjut. Ada yang berpendapat bahwa muqornas adalah evolusi ada squinch, sebuah gaya arsitektur yang ada di zaman kekaisaran Sasanid (224-651 M). Ada juga yang mengatakan bahwa muqornas mulai dikenali dan ditemukan dalam arsitektur pada abad ke 10 di Iran, Naishapur dan Samarkhand.

Baca juga:  Lirik Lagu “Aisyah”, Novel, dan Buya Hamka

Ada dua bentuk desain yang berbeda dari muqornas ini. Pertama Afrika dan Timur Tengah. Gaya dibedakan dari bentuk yang berbeda seperti kotak, segitiga dan rakitan panel. Muqarnas biasanya terdiri dari batu bata, batu, plesteran, atau kayu, dan dibalut dengan ubin. Adapun bentuk dan medianya bervariasi tergantung pada daerah gaya muqornas ini dibangun.

Ada perbedaan struktur dari muqornas ini. Di wilayah Timur struktur muqornas ini dibangun menggunakan seperangkat komponen dan pednoman yang baku hingga gayanya menjadi seragam. Sedangkan muqornas yang ada di barat lebih bervariatif. Hal ini karena komposisi, komponen damupun konstruksinya tidak memiliki standar kgusu.

Di Mesir, Turki maupun di Suriah muqornas dibangun dengan batu. Adapun di Afrika utara menggunakan plester dan katu, di Irak maupun iran kubah muqornas biasanya dibangun dengan batu bata yang kemudian diplester dengan tanah liat atau keramik.

Banyak bangunan yang menggunakan desai arsitektur muqornas ini, di antaranya adalah masjid Tilla Kari di Samarqand, Uzbekistan, Masjid I-Jami Isfahan, Iran, Balkon dan menara Makam Sultan Qaitbay, Kairo, Mesir, Istana Al Hamra Spanyol, Pintu masuk Masjid Agung Divrigi dan Rumah Sakit Divrigi , Turki , dan Masjid Nigde Alaaddin di Nigde , Turki dan beberapa daerah lainnya. Banguna yang berrasitektur muqornas ini menjadi daya tarik wisatawan karena keindahannya yang luar biasa.

Baca juga:  Lola Amaria: Berat Sekali Menghadapi 21
Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top