Sedang Membaca
Humor Kiai Hasyim: Tukar Sandal di Masjid

Humor Kiai Hasyim: Tukar Sandal di Masjid

Hamzah Sahal

Suatu hari, almarhum Kiai Hasyim Muzadi berceramah di depan para sarjana muslim dari UIN, IAIN, dan sejenisnya. Acaranya resmi, pembukaan konferensi yang rutin diadakan oleh Kementerian Agama RI. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin segala hadir. Acara berlangsung di Manado, mungkin 2016, saya lupa persisnya.

“Saya sudah ngetik makalah tentang Islam dan Pancasila. Tapi berdiri di depan Anda semua, yang pinter-pinter, sekolahnya tinggi-tinggi, dan tampaknya makmur semua, saya jadi gerogi,” Kiai Hasyim membuka acara dengan santai, seperti biasanya. Pasti hadirin mengerti semua, kalau pembuka ini sekedar “gaya” tawaduk saja, karena masyhur beliau sangat jago berpidato.

“Jadi begini, masyarakat Islam di Indonesia, termasuk kayak kita ini,” kata Kiai Hasyim dengan gaya serius, hadirin menyimak dengan serius juga, “Masalahnya bukan saja tidak mampu membedakan mana yang Islam dan mana yang seakan-akan Islam, mana yang tidak dalam Alquran dan hadis tapi sangat islami, dan mana yang tidak datang dari Islam, tapi bisa kita Islamkan, tapi juga masalah-masalah yang kecil-kecil, keseharian. Kita belum khatam membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik,” Jurus beliau memainkan kata-kata yang mirip-mirip mulai keluar. Hadirin terlihat antusias mendengarkannya.

Baca Juga

Baca juga:  Humor Gus Dur: Jumlah Istri Permadi

“Saya kasih contoh sederhana, kebetulan ini hari Jumat pagi. Kita ini belum bisa membedakan mana masjid dan mana rak sandal yang ada di rumah. Buktinya, datang Jumatan pakai sandal jepit, pulangnya pakai sandal slop. Nah ini bagaimana? Kok mau mendirikan negara Islam bagaimana? Kalau nanti syariat Islam diberlakukan banyak orang Islam yang kakinya dipotong gara-gara hobi nukar sandal di masjid?”

Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top