Hikmah dalam Surah Al-Lahab

Nur Hasan

Surah Al-Lahab atau Al-Masad, adalah surah ke-111 di Alquran. Surah yang terdiri dari lima ayat ini, merupakan surah yang turun di Makkah atau biasa disebut dengan Surah Makkiyah. Surah ini menjelaskan tentang nasib paman Rasulullah Saw, yaitu Abu Lahab dan istrinya yang terancam dengan siksaan neraka.

Bagi siapa saja yang membaca Surah Al-Lahab, maka akan diingatkan dengan dua sosok yang selalu mengganggu dakwah Rasulullah Saw. Yaitu Abu Lahab dan istrinya. Dari kisah itulah, banyak hikmah yang bisa diambil dari surah ini. Di antaranya adalah sebagai berikut;

Bahwasannya sebuah hubungan kekeluargaan dapat bermanfaat jika dibangun di atas keimanan. Yaitu sama-sama percaya kepada dzat Maha Pencipta. Dengan beriman, maka tidak akan muncul rasa menjadi seorang yang paling benar. Sebagaimana yang dilakukan Abu Lahab kepada Rasulullah Saw.

Surah ini juga menjelaskan bahayanya saling tolong-menolong dalam kejelekan dan kehajatan. Sebagaimana yang dilakukan oleh istri Abu Lahab, yaitu Ummu Jamil dalam membantu suaminya untuk menyakiti Rasulullah Saw.

Dari sinilah bisa diketahui, setiap nabi atau orang yang mengajak ke arah kebaikan, pasti akan mendapat sebuah cobaan, dari orang yang tidak suka pada apa yang kita dakwahkan. Hal ini merupakan bagian dari sunnatullah yang harus dijalani dengan sebuah kesabaran. Sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw.

Baca juga:  Jelang Munas Alim Ulama (2): Ulama Aswaja di Lombok Abad ke-18

Hikmah lain yang ada dalam surah ini yaitu supaya manusia menjauhkan diri dari hidup penuh derita. Dalam artian, tidak meniru watak Abu Lahab yang senang melakukan fitnah terhadap Islam dan Rasulullah Saw. Sehingga menjadikannya mengalami kehidupan penuh dengan derita. Sebagaimana Islam mengajarakan untuk tidak saling memfitnah, dan menebar kebencian.

Baca Juga

Kisah Abu Lahab memberikan kita pelajaran, bahwa sebuah kedudukan yang mulia, jika tidak dibarengi dengan keimananan tidak akan bermanfaat di akhirat kelak. Selain itu, surah ini juga menandakan kekuasaan Allah SWT itu benar-benar ada.

Di mana Allah SWT menurunkan Surah Al-Lahab, saat kondisi Abu Lahab dan istrinya masih hidup. Dan menetapkan keduanya akan disiksa dengan api neraka. Hal ini mengisyaratkan kepada kita semua, bahwa apa saja yang sudah dikabarkan Allah SWT, maka pasti akan terjadi. Maka tugas manusia untuk menghadapi apa yang sudah ditakdirkan oleh Allah SWT, adalah dengan beriman kepada-Nya.

Selain memiliki berbagai kandungan hikmah yang ada dalam Surah Al-Lahab, surah ini juga mempunyai khasiat yaitu bisa menahan hujan dan menjauhkan ketakutan ketika berhadapan dengan seseorang yang menakutkan.  Tentu saja, untuk mencapai khasiat tersebut harus niat ikhlas meminta pertolongan kepada Allah SWT, sebagai dzat yang maha besar, dan penuh kasih sayang kepada para hambanya.

Lihat Komentar (0)

Komentari