Sedang Membaca
Ketika Nabi Ibrahim Bertemu Babi
Muhammad Faisol
Penulis Kolom

Menyelesaikan studi di Sastra Arab UGM (S1), di UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta (S2), dan program doktoral di UIN Pekanbaru. Kini mengajar di IAIN Jember, Jawa Timur. Menyenangi buku sastra dan bahasa Arab

Ketika Nabi Ibrahim Bertemu Babi

Berbicara dengan santun dan menggunakan pilihan kata yang baik, bukan saja dapat menghindarkan seseorang menyakiti orang lain melalui ucapannya dan kata-katanya. Lebih dari itu, berkata dengan baik merupakan cerminan akhlak yang mulia.

Tentang hal ini kita dapat belajar dari Nabi Ibrahim ‘alaihis salam.

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

Suatu ketika Nabi Ibrahim ‘alaihis salam sedang berkumpul bersama para sahabatnya untuk mengajarkan ilmu. Tiba-tiba datang seekor babi lalu berhenti di depan sang nabi bergelar Khalilullah itu.

Nabi Ibrahim lantas berkata sambil menggerakkan tangannya ke arah babi dengan maksud menghalaunya, “Pergilah dengan aman!”

Para sahabat agak masygul dengan ucapan Nabi Ibrahim, bertanya, “Wahai Nabi Allah, kenapa Engkau tidak sebutkan saja nama hewan itu?”

“Tidak”, jawab Sang Nabi, “Aku khawatir nama hewan itu terucap oleh lidahku dan aku menjadi terbiasa dengannya. Sehingga kemudian aku menyebut namanya untuk memanggil manusia, dan itu akan menyakiti mereka” (Sumber: al-Samir al-Muhadzdzib karya Ali FIkri)

Baca juga:  Luqman al-Hakim dan Laku Ilmu Hikmah
Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
1
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Lihat Komentar (1)

Komentari

Scroll To Top