Sedang Membaca
Menelusuri Karya Ulama Nusantara di Perpustakaan IRCICA Istanbul

Dosen di UNU Jakarta. Selain itu, menulis buku dan menerjemah

Menelusuri Karya Ulama Nusantara di Perpustakaan IRCICA Istanbul

Perpustakaan IRCICA (Lembaga Penelitian Sejarah, Seni dan Budaya di bawah payung Organisasi Kerjasama Negara-Negara Muslim atau OKI) yang terdapat di Istanbul adalah salah satu perpustakaan terbaik dunia Islam.

Pagi itu saya mengunjungi perpustakaan IRCICA. Saya menuju rak kategori “katalog dan bibliograpi manuskrip-cetak tua”. Salah satu buku katalog yang saya cari adalah “Fihrist al-Kutub al-Farisiyyah wa al-Jawiyyah al-Mahfuzhah bi al-Kutubkhanah al-Khidyawiyyah bi Mishr al-Mahrusah” (Katalog Kitab-Kitab Persia dan Nusantara Koleksi Perpustakaan Khedivian Mesir).

Katalog tersebut dibuat oleh Ali Hilmi Dagestani Effendi pada tahun 1306 H (1889 M) dalam bahasa Arab, menghimpun data dan daftar koleksi kitab-kitab berbahasa Jawi (Melayu dan Jawa aksara Arab) yang tersimpan di perpustakaan Khedivian Mesir pada tahun tersebut (kini nama perpustakaan tersebut adalah Dar al-Kutub al-Mishriyyah).

Setelah dicari-cari, saya tidak juga mendapatkan kitab yang saya maksud itu. Yang didapat dari seri kitab yang sama hanya yang berbahasa Arab (setebal 8 jilid) dan Turki Usmani (setebal 2 jilid).

Namun demikian, saya mendapatkan kitab “Mu’jam al-Mathbu’at al-‘Arabiyyah” (Kamus Kitab-Kitab Cetak Arab) yang dihimpun oleh Yusuf Ilyas Sarkis (diterbitkan di Kairo tahun 1346 H/ 1928 M) setebal 2024 halaman.

Dalam kamus itu, saya medapati list karya-karya lima ulama Nusantara yang terbit di beberapa kota di Timur Tengah (Makkah, Kairo dan Istanbul) pada akhir abad 19 dan awal abad 20 M. Kesemuanya adalah kategori cetak tua (mathbu’ah qadimah) dalam format typografi (cetak huruf baris/ besi) atau litografi (cetak batu). Dan tentu saja, kesemua karya ulama Nusantara tersebut ditulis dalam bahasa Arab.

Baca juga:  Sabilus Salikin (100): Tata Cara Zikir Tarekat Histiyah (2)

Kelima ulama Nusantara yang disebutkan dalam kitab tersebut adalah (1) Syaikh Abdul Hamid Kudus al-Jawi, (2) Syaikh Abu Hamid Kendal al-Jawi, (3) Syaikh Ahmad Khatib Minangkabau, (4) Syaikh Abdul Quddus Tuban, dan (5) Syaikh Nawawi Banten.

نفعنا الله تعالى بهم وبعلومهم في الدارين آمين

IRCICA Kutuphanesi, Istanbul, Rabiul Tsani 1441 Hijri

Apa Reaksi Anda?
Bangga
1
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
1
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top