Redaksi
Penulis Kolom

Redaksi Alif.ID - Berkeislaman dalam Kebudayaan

Alif.ID Bersiap Menerbitkan Buku Biografi Ajengan Cipasung

Sampul Revisi Ajengan

Rubrik Tarikh di Alif.ID adalah salah satu rubrik unggulan. Ia disajikan bukan saja projek melawan lupa, tetapi juga sebagai ikhtiar literasi sejarah, takzim pada pelaku sejarah, dan ikut mewarnai web-web keislaman yang selama lebih banyak menyajikan fikih. Di antara rubrik sejarah, sajian “manusia” diperhatikan betul. Mengapa?

Sebab, saat menulis manusia, Alif.ID tidak hanya menyajikan sisi historis, tapi juga antropoligis. Alhasil, manusia tampil dengan banyak dimensi.

Pada tahun ini, tepatnya Januari 2021, rubrik “Tarikh” dan “Manusia” mulai hadir dalam bentuk buku. Buku karya Iip D. Yahya berjudul Ajengan Cipasung: Biografi KH. Moh. Ilyas Ruhiat menjadi buku biografi pertama yang kami terbitkan. Tepat rasanya memilih buku tersebut terbit di bulan Januari ini, karena bertepatn dengan hari kelahiran almarhum Ajengan Ilyas, yaitu 31 Januari, tanggal dan bulannya bertepat dengan hari lahir Nahdlatul Ulama.

Seandainya masih hidup, Ajengan Ilyas tahun ini berusia 87 tahun. Beliau dilahirkan di Tasikmalya, 31 Januari 1934 atau  15 Syawal 1352 H, yang jatuh pada hari Rabu. Beliau lebih senior tiga tahun dari Kiai Sahal Mahfudh yang menggantikannya sebagai rais am. Dibandingkan dengan Kiai Ali Yafie, Ajengan Ilyas lebih mudah delapan tahun.

“Pada sosok Ajengan Cipasung, saya menemukan titik temu antara Islam dan Sunda itu. Sebagai ‘Ihya Berjalan’, Kiai Ilyas memperlihatkan kedalaman penghayatannya atas karya Al-Ghazali itu. Namun ekspresinya dalam keseharian, sepenuhnya berasal dari khazanah kebudayaan Sundanya. Sebuah kesantunan yang khas, yang membuatnya layak disebut Sunda pisan (banget),” Jawab Iip D. Yahya saat ditanya salah satu poin penting dalam sosok Ajengan Ilyas.

Katalog Buku Alif.ID
Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Scroll To Top