Berkeislaman dalam Kebudayaan

Manusia

0 Artikel
Takjil yang Menindas: Ketika Sedekah Kehilangan Martabat

Berbagi itu baik. Namun kalau salah niat apalagi pamer kesombongan hingga merendahkan martabat sesama, itulah yang menjadi petaka.

Manusia | 08.03.2026

Sampah dan Puasa: Ironi Ramadhan dan Konsumerisme

Apa kabar puasa kita? sebagai perenungan, puasa yang kita jalani tidak sekadar ritus namun sebagai kesadaran asketisme, bukan mengikuti logika pasar.

Manusia | 28.02.2026

Satwa, Si Kompas Alam

Satwa seringkali menjadi alarm atau tetenger ketika kondisi alam sedang tidak baik. Namun ironi, kini habitatnya terusir akibat ulah manusia.

Manusia | 26.02.2026

Puasa dan Eksorsisme Kerakusan

Manusia diberi potensi menjadi rakus, ketika nafsu ammarahnya membesar, tak bisa dikendalikan. Puasa memulihkan kita supaya waras, mampu mengendalikan ego.

Manusia | 24.02.2026

Ramadhan dan Keletihan Spiritualitas Modern

Ibadah memang makin ramai, kajian makin banyak, simbol religius makin terlihat, apakah itu semua membuat hati kita makin tenang atau sebaliknya?

Manusia | 24.02.2026

Ketika Ritual Ramai, Tetapi Etika Sunyi

Ramadhan hadir bukan sekadar sebagai ritual tahunan, melainkan sebagai panggilan peradaban.

Manusia | 21.02.2026

Lapar Perut dan Lapar Kuasa: Paradoks Wajah Religius Bangsa

Kesalehan spiritual tidak lantas membentuk kepribadian yang saleh secara sosial. Ramadan sebagai pengingat bahwa negeri ini masih sunyi soal integritas, terutama para pejabatnya.

Manusia | 20.02.2026

Ramadan dalam Ekonomi Afek, Perasaan Menjadi Kapital Simbolik

Puasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga menahan dorongan konsumsi yang dibungkus perasaan moral.

Manusia | 18.02.2026

Manfaat Memancing: Sebagai Sarana Budaya dan Seni Melatih Diri

Memancing selain menjadi sarana ibadah (bermuhasabah dan tafakkur ilallah) juga bagian dari ikhtiar menghidupkan kearifan lokal.

Manusia | 15.02.2026