Tantrum digital sudah menjadi ancaman kultural. Ia mengikis kepercayaan sosial, memutus jembatan dialog, dan menormalisasi kebencian sebagai bagian dari keseharian bersosial.
Manusia | 03.04.2026
Kafir mengafirkan, menganggap yang lain sebagai sesat dan harus dibasmi, masih mengental di kalangan masyarakat kita. Mengapa fenomena itu masih terjadi?
Budaya | 02.04.2026
Hari Film Nasional, 30 Maret, menjadi pengingat bahwa sinema bukan sekadar hiburan, melainkan ruang berpikir bersama. Terutama film religi yang kian menyusut dan kehilangan momentumnya sebagai media refleksi.
Seni | 31.03.2026
Dari madrasah Ramadan, kita belajar tentang mengendalikan diri (ngelih), memindahkan syahwat untuk kejernihan emosional (ngalih), dan mengembalikan sepenuhnya kepada Allah (mulih).
Manusia | 30.03.2026
Di tengah banyak-nya orang yang suka berkomentar di media sosial, kita harus mencerna dengan baik segala arus informasi, sediakan nalar kritis agar kita tidak mudah terpancing amarah.
Tradisi | 19.03.2026
Di kanal televisi, di laman media sosial, seringkali kita melihat atau membaca komen-komen kemarahan. Marah itu perlu dirawat, bukan dipertontonkan.
Manusia | 16.03.2026
Hal yang paling mudah adalah memberikan komentar (nyinyir) ke orang lain, namun lupa terhadap keburukan yang ada pada diri sendiri.
Perempuan | 15.03.2026
Jumlah sampah tiap harinya selalu naik. Logikanya, dengan berpuasa, seseorang akan mengurangi tingkat konsumsinya, termasuk tumpukan sampah, namun justru fakta menunjukkan sebaliknya.
Manusia | 14.03.2026
Seberapa sering kita membaca buku? sepertinya buku tidak lagi menjadi teman yang asik, karena budaya baca di masyarakat tidak tercipta.
Pendidikan | 13.03.2026