Sedang Membaca
Wasiat Orang Sakit
Musyfiqur Rahman
Penulis Kolom

Mahasiswa Pascasarjana Konsentrasi Kajian Timur Tengah, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta dan alumnus PP. Annuqayah, Sumenep. Selain menulis dan menerjemah, ia juga mengelola sastraarab.com

Wasiat Orang Sakit

Di dalam kitab Alf Qishshah Wa Qishshah karya Hani Al-Hajj disebutkan bahwa Muhammad bin Hafash menjenguk tetangganya yang sedang sakit. Dia adalah seorang waliyullah bernama Basyar Al-Hafi atau ada yang menyebut Bisyr Al-Hafi.

Basyar Al-Hafi merupakan seorang wali Allah yang unik sebab sebelum menjadi wali dia dikenal sebagai berandalan. Nama lengkapnya Abu Nashr Basyar bin al-Harits al-Hafi.

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

Dikisahkan di dalam kitab tersebut bahwa ketika Muhammad bin Hafash menjenguk Basyar Al-Hafi yang sedang sakit, tiba-tiba ada orang yang berkata. Orang ini sangat senang berada di dekat Basyar Al-Hafi sehingga dia lama sekali berada di rumah Basyar Al-Hafi.

“Ya Syekh, berwasiatlah engkau kepadaku.” kata orang tersebut.

Basyar yang sedang terbaring sakit, menjawab dengan kalimat singkat

“Aku berwasiat kepadamu, jika kau menjenguk orang sakit, mbok ya jangan lama-lama!”

Mendengar jawaban itu, orang yang bertanya langsung pamitan.

Sebenarnya nasihat ini juga berlaku kepada siapa saja yang sedang menjenguk orang sakit. Tak perlu berlama-lama apalagi mengajak si sakit ngobrol ngalor-ngidul membahas politik. Jangan! (RM)

 

Baca juga:  Merajut Mata Rantai Al-Fadani
Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top