Sedang Membaca
Humor Gus Dur: Seorang Kiai Ditanya oleh Bule Tentang “Shalat”
Hamzah Sahal
Penulis Kolom

Founder alif.id. Belajar di sejumlah pesantren serta aktif di Rabithah Ma'ahid Islamiyah PBNU.

Humor Gus Dur: Seorang Kiai Ditanya oleh Bule Tentang “Shalat”

Salah satu “pekerjaan” Gus Dur di NU atau pesantren adalah mengenalkan sesuatu yang baru kepada sesama kiai. Mulai mengenalkan buku baru, mengenalkan teman baru, mengenalkan perjalanan di kota yang belum diinjak, hingga mengajak para peneliti luar negeri ke pesantren atau mengajak kiai ketemu mereka, hingga mengenalkan makanan baru. Gus Dur mengerjakan tugas ini dengan baik, di antaranya karena dia ekstrovert. Ya, ini semacam “tugas” Gus Dur atau menugasi dirinya begitu.

Nah, ini ada cerita kiai Jawa Timur yang diajak Gus Dur mengikuti sebuah seminar di Jakarta. Bertempat di sebuah hotel. Mereka menginap.

Pada jam sarapan. Gus Dur, kiai dari Jawa Timur tadi, dan seorang peneliti asing duduk satu meja. Gus Dur makan roti yang diolesi selai kacang, kiai kita makan nasi goreng, dan peneliti makan salad. Perbincangan pagi itu ringan saja, tentang hobi, tentang kebiasaan kiai, dan tentang makan.

“Pak Kiai, do you like salad?” tanya seorang peneliti yang waktu itu belum bisa berbahasa Indonesia. Salad ini makanan berisi beberapa jenis buah, beberapa jenis daun, wortel, timun, dll. Lalu dilumuri mayones.

Kiai kita dari Jawa Timur ini agak kaget. Pertama tidak terbiasa ditanya pakai bahasa Inggris. Kaget yang kedua, baru pertama kali mendengar kata “salad”.

Baca juga:  Pedal, Riba, dan Onta

Namun, kiai kita ini pemberani, percaya diri. Dia menjawab sekenanya, dengan bahasa Inggris seadanya: “Yes, i like shalat. five times, one daya one night.”

Gus Dur yang duduk di sampingnya tertawa terkekeh-kekeh, hingga tersedak. Bule hanya terkagum-kagum dengan jawaban kiai, mengira kiai yang ditanya itu punya kebiasaan makan sayur, sesuatu yang sehat sekali.

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

Kisah ini beredar luas, cukup populer, ditulis dengan banyak versi. Biasanya untuk menggambarkan kiai yang tidak bisa berbahasa Inggris.

Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
1
Terinspirasi
0
Terkejut
1
Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top