Sedang Membaca
Lebaran Bersama Humor dari Gus Dur
Zaim Ahya
Penulis Kolom

Lahir di Batang, 1989. Penulis Lepas, Pegiat di Idea Institut Semarang. Tinggal di Kendal, Jawa Tengah.

Lebaran Bersama Humor dari Gus Dur

1 A Gusdur

Lantaran tak ada lungan (silaturahim ke saudara dan tetangga satu desa) di lebaran hari pertama ini, akhirnya sambil rebahan dan meminum kopi, saya menonton TV.

Tak sengaja saat memilih stasiun TV, saya mendapati TV9 sedang memutar video ceramah Gus Dur beberapa tahun silam. Tak pikir panjang, saya pun langsung memutuskan memilih channel ini.

Cukup lama ceramah tersebut. Gus Dur menyampaikan banyak hal serius. Namun, seperti biasa, Gus Dur menyilipinya dengan humor yang sepertinya juga bernuansa kritik.

Kata beliau, lima presiden Indonesia bergandengan atau erat kaitannya dengan rumah.

Soekarno, presiden pertema, kata Gus Dur, mati dalam tahanan rumah.

Lalu Soeharto, presiden kedua, membangun rumah di Cendana.

Habibi, presiden ketiga, pindah rumah ke Jerman.

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

Presiden keempat, Gus Dur, tidak pernah di rumah lantaran sering diundang ke daerah seperti pengajian di pesantren.

Dan presiden kelima, Megawati, lanjut Gus Dur, harus pulang ke rumah.

“Lalu bagaimana dengan SBY?” kata Gus Dur, “ya kita tunggu, apakah akan mendapat rumah dari pemerintah?”

Begitu kira-kira yang saya dengar barusan. Bisa jadi tak persis dengan yang dikatakan Gus Dur, tapi jika benar tak persis, sepertinya tak jauh-jauh amat.

Bagaimana dengan lebaran hari pertama anda? Mungkin sama dengan saya, bersama humor yang tak terduga?

Baca juga:  Gus Baha: Ini Penting Saya Utarakan (Bagian 2)
Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
1
Terkejut
0
Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top