Sedang Membaca
Kisah Lucu Gus Dur Ketika Menikah
Penulis Kolom

Lahir di Sumenep 22 Februari 1996, sempat nyantri di PP Nurul Jadid, Paiton, dan sekarang Tinggal di Kepulauan Kangean, Sumenep. Minat Kajian adalah keislaman dan filsafat.

Kisah Lucu Gus Dur Ketika Menikah

Gus Dur Lawas

Membicarakan sosok Gus Dur – sapaan akrab KH Abdurrahman Wahid – seolah tak akan pernah selesai, bahkan kian menarik sampai kapanpun. Selain dentuman pemikiran atau gagasan yang digelontorkan begitu apik dan memukau, juga kepribadian dan laku hidup yang dijalani acapkali membuat heboh orang-orang di sekitarnya.

Perihal kegemarannya ini ketika Gus Dur hendak melangsungkan akad pernikahan dengan Nyai Sinta Nuriyah putri H. Abdul Syukur, seorang pedagang daging terkenal hal ihwal pun terjadi. Dikutip dari buku bertajuk Gus Dur Sang Penakluk, karya Muhammad Mirza dikisahkan. Suatu waktu ketika Gus Dur masih menempuh pendidikan kuliahnya di Universitas Baghdad Irak, kemudian ia menerima sepucuk surat yang mengabarkan bahwa adiknya yang bernama Aisyah akan segera menikah.

Mendengar kabar itu, Gus Dur sontak seketika. Sebagai seorang kakak, tentu saja tak mau kalah dari adiknya. Karena tidak mau dilangkahi sang adik, maka Gus Dur dengan nada khawatir meminta tolong kepada kakeknya, KH Bisri Syansuri untuk melamar seorang gadis pujaan hatinya yang tidak lain adalah bekas muridnya di Pesantren Tambakberas.

Lucunya karena Gus Dur berada di tempat jauh (Baghdad Irak), maka ia juga meminta tolong kepada sang kakek untuk mewakili dirinya dalam akad pernikahan. Tepatnya pada tanggal 11 Juli 1968, Gus Dur melangsungkan akad pernikahan secara jarak jauh. Inilah kejadian menghebohkan kali pertama dari seorang Gus Dur buat keluarga istrinya. Sebagaimana permintaan Gus Dur, maka wakil pengantin laki-lakinya adalah KH Bisri Syansuri.

Baca juga:  Mengapa Nasruddin Hoja Kesal dengan Pertanyaan Anaknya?

Dengan seketika, akad pernikahan ini sempat membuat geger seluruh tamu undangan yang hadir. Bagaimana tidak, pengantin laki-laki mestinya mudah berubah menjadi sosok laki-laki tua yang, tidak lain merupakan kakek Gus Dur sendiri. Namun, kesalahpahaman itu hilang seketika tatkala ada penjelasan dari sang kakek.

Itulah Gus Dur, sosok manusia unik, antik, dan menarik yang pernah dimiliki bangsa ini. Bukan hanya pemikirannya, melainkan laku hidup yang dijalani seringkali membuat kita dan orang-orang sekitar geleng-geleng kepala. Wallahu A’lam

Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top