Redaksi
Penulis Kolom

Redaksi Alif.ID - Berkeislaman dalam Kebudayaan

Ulama Banjar (118): A.A. Machrany, BA, MA, Dipl. Ed

A.a. Machrany, Ba, Ma, Dipl. Ed

(L. diperkirakan 1935)

Pada Tahun 1950 Machrany lulus Sekolah Menengah IV tahun di Banjarmasin, kemudian ia melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas di Malang (lulus tahun 1953). Setelah itu ia sempat mengenyam Pendidikan Tinggi di Universitas Indonesia selama 1 tahun dan meneruskan pendidikannya di luar negeri antara lain :

  • University of Sydney (Australia) lulus tahun 1960 dengan gelar Bachelor of Art dan Diploma in Education tahun 1961 (Post Graduate study)
  • Selain itu juga terpilih sebagai Ketua Persatuan Pelajar Indonesia (1960-1961) dan menjadi Anggota Penasehat Pengurus Ikatan Keluarga Alumni Australia tahun 1980.
  • International Manpower Seminar US Department of State di Washington DC (tahun 1964), Amerika serikat.
  • Program Master of Art, Department of Economics Northeastern University di Boston (1970), Amerika Serikat.
  • Program Labour Statistics Specializing in Manpower statistic Required for A Program of Human Resources Development (1970) Washington DC, Amerika Serikat.
  • Program Manpower & Management Department of Administrative Studies, Victoria University of Manchester (1981),

Machrany, yang Anggota Tentara Pelajar (1948-1950)  kemudian bergabung dengan Brigade Pelajar Kalimantan. Kariernya dimulai sebagai Pimpinan SMA-A Taman Meratus di Banjarmasin (1955-1956) dan kemudian diangkat menjadi kepala Bagian Pendidikan Tenaga pada Majelis Ilmu Pengetahuan Indonesia (MIPI) di Jakarta tahun 1962-1967. Seiring dengan jabatan tersebut, ia diangkat menjadi Sekretaris Kantor Urusan Ilmu Pengetahuan Nasional (KIPN).

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini
Baca juga:  Ulama Banjar (103): H. Syafriansyah, BA

Pada tahun 1970-1974 bekerja sebagai Kepala Bagian Tenaga Ilmiah pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Jakarta. Pada tahun 1983 diangkat menjadi Kepala Biro Tenaga Kerja BAPPENAS sampai dengan pension tahun 1993. Selain itu pernah menjadi Anggota Dewan Pengawas Perum Asuransi Sosial Tenaga Kerja (kini JAMSOSOTEK). Tahun 2001-sekarang sebagai Ketua Dewan Penelitian dan Pengupahan (DPPN) Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.

Pada tahun 1970-1971, menjadi konsultan Proyek Penilaian Pendidikan Nasional yang bekerja untuk Badan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kepercayaan terhadap dirinya tidak hanya itu, pada tahun 1972 (Januari-Juni) ia bekerja sebagai Konsultan Balai Peneltian Perkebunan di Bogor dan pada tahun 1973 ia bekerja sebagai Konsultan Direktorat Perencanaan dan Bimbingan Tenaga Kerja pada Departemen tenaga Kerja, Transmigrasi & Koperasi RI.

Dalam tahun 1973-1974, orang Amuntai yang berpenampilan rapi dan murah senyum ini dipercaya menjadi Pimpinan Sub Proyek Survey Capability Tenaga Kerja Penelitian dan Pengembangan di Lembaga-lembaga Penelitian Departemen dan Non Departemen dibawah naungan LIPI. Selain itu di tahun 1975 juga dipercaya sebagai tenaga perbantuan di Biro Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan yang berada dibawah lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS).

Selain kesibukan tersebut, sejak tahun 1970 Machrany masih sempat menjadi tenaga pengajar pada berbagai penataran yang diadakan oleh Direktorat jenderal Bina Guna seperti Penata Bina Guna, Ahli Bina Guna-Departemen Tenaga Kerja RI dan Perencana Tenaga Kerja Daerah yang pesertanya terdiri dari Staff BAPPEDA, Universitas Negeri dan Instansi Daerah lainnya.

Baca juga:  Ulama Banjar (130): KH. Muhammad Rosyad

Pada waktu mengikuti pendidikan SESPA Nasional Angkatan ke VIII di LAN Jakarta, ia termasuk lima peserta terbaik. Dari berbagai pendidikan yang diperolehnya di dalam dan si luar negeri, urang Amuntai yang satu ini berhasil membuat Karya Tulis antara lain MIPI Meets the Shortages of Scientific Manpower Needs for Research Laboratories (1964).

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

Persediaan dan Kebutuhan tenaga Kerja departemen pertanian di Sektor Pertanian dan Implikasinya terhadap Pendidikan (bersama dengan B. Pangerapan dan Soearto), Report on Institusional Needs Sciene and Technology (Bersama dengan A. S. Luhulima dan H. W. Tampubolon), Studi Peningkatan Kegiatan penelitian, Balai Penelitian Perkebunan Bogor tahun 1972 (bersama A. S. Luhulima).

Publikasi Survery kekurangan Tenaga Kerja Terdidik dan Terlatih Sektor Pertanian-1972 (bersama B. Pangerapan dan Soearto), Survery kekurangan Tenaga Kerja Terdidik dan Terlatih Sektor Konsruksi (bersama B. Pangerapan dan Soefaat), Survey Report of Professionals and Technicians Involved in the Production, Interprestations dan Natural Resources Maps (Paper untuk misi IBRD), dan Peranan Management Dalam Perencanaan Tenaga Kerja Daerah Report on the Assessement of potential IGI – Partners Institution in West java bersama Bernd Mayer, Program review Indonesia-German Coorporation Project “Indonesian German Institute” (IGI) bersama Prof. Dr. Ernst Guntar Schilling dan Guide Lotz.

Baca juga:  Ulama Banjar (45): KH. Ahmad Hasan

Putera dari pasangan Ardjo dan Djumantan ini kawin dengan Rachmaniah sedar, SH, dan dikaruniai tiga orang anak yaitu : Ire Lufira efent, BA. (Denver-Amerika Serikat), Drs. Irwin Renaldy, dan Irman Rosary, BA (University of Wichita-Amerika Serikat). Machrany yang punya prinsip hidup “jika ada kemauan, selalu ada jalan untuk mencapai cita-cita”, pernah melakukan kunjungan ke Korea Selatan (1974) dalam rangka mempelajari proses transisi dan Negara Agraris menjadi negara Industri. Pengalaman yang patut dikenang, yaitu ikut menyusun kebijakan pemberian kesempatan kerja bagi pekerja penganggur di pedesaan. Sedang tanda penghargaan yang diterima adalah Satya Lencana Karya Satya (1989) dan Satya Lencana Wira Karya (1993).

Sumber Naskah: Tim Penulis LP2M UIN Antasari Banjarmasin dan MUI Provinsi Kalimantan Selatan.

Pesan Kerudung Bergo
Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Scroll To Top