Pendaftaran Workshop Menulis

Sabilus Salikin (38): Macam-macam Karamah

Redaksi
​Kiai As'ad Ingin Terkenal 2

Pada bagian ini, kita memasuki jenis-jenis karamah atau keramat dalam bahasa Jawa. Seperti keterangan-keterangan sesudahnya, pembahasan ini merujuk pada sumber-sumber penting, baik dalam buku atau kitan tasawuf ataupun pada buku-buku pokok berisi biografi para ulama. Semoga bermanfaat.

Menurut Imam Tajuddin al-Subki dalam kitab Thabaqatul Kubra ada beberapa macam karamah:

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini
  1. Menghidupkan yang sudah mati, seperti Abi Ubaid Abu Basyari. Ketika berada dalam perang hewan tunggangannya mati, lalu beliau berdoa kepada Allah untuk menghidupkannya lagi, lalu hiduplah hewan tersebut. Kisah Mufarroj al-Dawamini, syaikh Adbul Qadir al-Jailani ketika berkata kepada ayam jago yang telah di makan dagingnya. “Berdirilah dengan izin Allah yang telah menghidupkan tulang belulang yang hancur, lalu berdirilah ayam jago yang hanya tinggal tulang belulang, syaikh Abu Yusuf al-Dawamini, Syaikh Zainuddin al-Faruqi al-Syafi’i, syaikh Fathuddin Yahya.
  2. Berbicara dengan orang-orang mati pembagian ini lebih banyak di miliki oleh para wali dibanding pembagian pertama seperti yang pernah di riwayatkan oleh abu Sa’id al-KhoRAzidan syaikh Abdul Qodir al-Jailani dan lain-lain.
  3. Memecahkan lautan dan mengeringkannya, berjalan diatas, lain pada bagian banyak terjadi pada diri wali seperti yang pernah di alami oleh syaikh al-Islam Taqiuddindan Daqiq al-Iddi.
  4. Merubah benda yang satu keberadaan yang lain. Seperti yang pernah di ceritakan bahwa syaikh Isa al-Hattar al-Yamanisuguhkan dua wadah air minum yang keduanya diisi dengan khomer, kemudian syaikh tersebut menanyakan isi wadah yang satu ke wadah yang lain begitu juga sebaliknya. Kemudian syaikh Isa berkata ”Bismillah makanlah, lalu orang-orang yang hadir memakannya ternyata khomer tesebut telah berubah menjadi semula.
  5. Bumi dilipat untuk para wali, diceritakan ada sebagian wali ada di masjid jami’ tursus tiba-tiba ada peRasaan rindu untuk ziarah ketanah Haram (Makkah), kemudian beliau memasukan kepalanya kedalam saku baju, kemudian mengeluarkanya kembali, tiba-tiba beliau sudah ada di Makkah.
  6. Dapat berkomunikasi dengan benda mati dan hewan.
  7. Dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.
  8. Hewan menuruti perintah para wali seperti kisah Abi Sai’id bin Abi Khair al-Mihani, IbRAhim al-Khois, syaikh al-Islam Zainuddin bin Abdul Salâm.
  9. Melipat zaman
  10. Memperpanjang zaman dijaRAk yang sangat jauh
  11. Menjawab panggilan karamah ini banyak sekali dimiliki oleh para wali.
  12. Menjaga lisan untuk berbicara
  13. Menarik Nabi SAW manusia untuk mendatangi majlisnya
  14. Dapat menceritakan sebagaian barang ghoib dan terbukanya Nabi SAW (kasyf)
  15. Sabar tidak menemukan makanan dan minuman dalam waktu yang panjang
  16. Maqâm menggunakan alam semesta
  17. Memperbanyak makanan
  18. Menjaga diri dari makanan haram seperti yang diceritakan dari Haris al-Mahasibi, dibalik tabir ototnya bergeRAk ketika di hidangkan makanan haram.
  19. Bisa melihat suatu tempat yang sangat jauh, seperti syaikh Abu Ishaq al-SyiRAzibisa melihat ka’bah dan Baghdad
  20. Menimbulkan Rasa segar bagi yang melihatnya, walaupun wali tersebut sudah mati.
  21. Allah memberi kecukupan bagi Auliya’ ketika ada orang yang berniat jelek lalu Allah membalikannya untuk berbuat kebaikan seperti yang terjadi kepada imam Syafi’I dan Haris al-Rosyid.
  22. Bisa terbang dengan berbagai cara : Alam diantaranaya alam jasmani dan alam roh disebut alam matsal, alam ini lebih halus dibanding alam jasmani dan lebih kasar dibanding alam roh dalam alam matsal para wali dapat melihat roh dan jasad dalam berbagai macam bentuk hal ini berdasarkan firman Allah Qs Maryam ayat 27
Baca juga:  Sabilus Salikin (30): Pengertian Tarekat

فَأَتَتْ بِهِ قَوْمَهَا تَحْمِلُهُ قَالُوا يَا مَرْيَمُ لَقَدْ جِئْتِ شَيْئاً فَرِيّاً ﴿٢٧﴾

Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.

  1. Allah memperlihatkan simpanan-simpanan bumi kepada para wali seperti kisah Abi Tullabketika menggetarkan hatinya tiba-tiba muncul air.
  2. Para ulama’ mengaRAng kitab dengan mudah mengaRAng dengan menggunakan waktu yang singkat sementara kesibukan mereka luar biasa hingga meninggal dunia. Karomah ini mereka bentuk karomah yang memper panjang waktu. Diceritakan bahwa imam Syafi’I mempunyai sepuluh kitab kaRAngan yang luar biasa, sementara beliau membaca Alquran satu kali satu khataman dengan metode tadbir (lisan membaca Alquran fikiRAn bertafakkur hati merasakan) khusus pada bulan RAmadhan dua kali khataman tiap hari, imam Syafi’i masih tetap mempelajari ilmu, memberi fatwa,Zikir, Tafakkur juga mengobati orang-orang sakit bahkan sampai tiga puluh orang per hari begitu juga dengan imam Haromain, Abu al-ma’ali al-Juwaimi, imam al-Robbani, syaikh Muhyiddin an-Nawawi, syaikh al-imam walad(ayah imam al-Subqi).
  3. Meniadakan akibat RAcun yang mematikan dan beberapa macam hal yang bias menyebabkan kematian.
  • Karamah Buah Keta’atan

Ibnu Arabi menuturkan dalam kitab Futûhât al-Makkiyah bahwa ada delapan anggota tubuh yang selalu ta’at yasng bisa mengeluarkan karomah, Yaitu :

  1. Mata: mata yang selalu di gunakan untuk keta’atan dan menjahui dari kemungkaRAn dapat mengeluarkan karomah berupa penglihatan akan datangnya tamu yang akan berkunjung walaupun dalam jaRAk yang sangat jauh, mata bisa melihat dibalik tiRAi yang tebal, melihat ka’bah pada waktu shalat hingga berhadapan langsung dengan ka’bah, mata bisa melihat alam malaikat rohani, malaikat tuRAbi baik dari bangsa malaikat, jin, golongan lain dan Nabi SAW, Khidir As.
  2. Telinga: telinga juga seperti mata, telinga yang taat dan terjaga dari kemaksiatan, dapat mendengar kabar gembiRA. Bahwasannya dia merupakan orang yang dapat hidayah, akal dari Allah inilah karomah yang paling besar “ Allah berfirman dalam Q.S. al-Zumar: 17
Baca juga:  Sabilus Salikin (87): Ajaran Tarekat Suhrawardiyah

وَالَّذِينَ اجْتَنَبُوا الطَّاغُوتَ أَن يَعْبُدُوهَا وَأَنَابُوا إِلَى اللهِ لَهُمُ الْبُشْرَى فَبَشِّرْ عِبَادِ ﴿١٧﴾

Dan orang-orang yang menjauhi thaghut (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali kepada Allah, bagi mereka berita gembiRA; sebab itu sampaikanlah berita itu kepada hamba-hamba-Ku, (Q.S. Al-Zumar: 17)

  1. Lisan: dapat berbicara dengan alam yang lebih tinggi, berbicara dengan alam semesta, bisa menceritakan kabar-kabar ghaib dan sesuatu yang akan terjadi.
  2. Tangan: yang taat dan terjaga dari kemaksiatan dapat mengeluarkan karomah berupa cahaya yang keluar dari tangan ketika dimasukkan kedalam saku, tangan bisa mengeluarkan air, tangan menggenggam debu lalu debu itu dilempar kearah musuh, lalu musuh lari tunggang langgang seperti yang pernah dilakukanNabi Muhammad SAW Atau ada seorang wali tangannya menggapai udara, ketika telapak tangannya di buka tiba-tiba ada emas dan peRAk.
  3. Perut: perut yang digunakan untuk taat dan menjauhi larangan Allah SWT, dapat mengeluarkan karomah, diantara karomah yang keluar dari perut adalah sang wali merasa mulas perutnya ketika dipuji atau diganggu, Allah menjaga masuknya makanan dan minuman ke dalam perut sang wali, seperti yang dialami Kharis al-Muhasibiketika dihidangkan makanan yang syubhat maka jari jemarinya keluar keringat.
  4. Alat kelamin: alat kelamin yang digunakan untuk taat dan menjauhi larangan Allah, dapat mengeluarkan karomah, Allah memberika Rahasia menghidupkan orang yang mati, menyembuhkan orang buta asal, penyakit lepRA. Firman Allah dalam Qs. Al-Anbiya’ ayat 91
Baca juga:  Sufi, Tafsir Mimpi, dan Imaginasi (5)

وَالَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهَا مِن رُّوحِنَا وَجَعَلْنَاهَا وَابْنَهَا آيَةً لِّلْعَالَمِينَ ﴿٩١﴾

Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh) nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.

  1. Tapak kaki: yang digunakan untuk taat dan menjauhi larangan Allah, dapat mengeluarkan karomah, diantaranya adalah berjalan diatas air dan udara, melipat bumi
  2. Qulub (hati): yang digunakan untuk taat dan menjauhi larangan Allah, dapat mengeluarkan karomah, diantaranya adalah mengetahui Rahasia alam semesta, bisa mengeluarkan cahayanya hati, mengetahui Rahasia Rahasia ketuhanan
Lihat Komentar (0)

Komentari

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini
Scroll To Top