Sedang Membaca
Kacang Presiden Gus Dur
Alif.ID

Berkeislaman dalam Kebudayaan

Pendaftaran Workshop Menulis

Kacang Presiden Gus Dur

Redaksi
  • Gus Dur dan makanan, antara lain soto dan kacang, tidak pernah kangen, karena sering sering sekali menyantap makanan itu. Tak terkecuali saat menjadi presiden, tinggal di istana.

Beberapa hari setelah dilantik menjadi Presiden RI ke-4, beberapa ulama atau kiai, khususnya dari NU, berbondong-bondo mendatangi Gus Dur untuk bersilaturahim di Istana Negara.

Setelah bersalam-salaman, mereka pun ngobrol ngalor-ngidul sambil ngemil makanan kecil yang dihidangkan. Tak jelas apa yang diomongkan. Tapi tawa keras kerap kali terdengar seolah ingin mematahkan “keangkeran” istana seperti yang dibangun selama puluhan tahun terakhir.

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

Tiba-tiba, di tengah obrolan santainya itu, Gus Dur yang alergi dipanggil “Bapak Presiden” ini kangen dengan cemilan kacang. Makanan kesukaannya itu ternyata luput disuguhkan. Saking ngebetnya, akhirnya Arifin Junaidi disuruh mencari makanan bulat kecil itu. Setelah dapat, disuguhkanlah makanan favorit itu.

Sambil meraupnya, Gus Dur nyeletuk, “Ini kacangku.”

(SumberGer-Geran Bersama Gus Dur, Penyunting Hamid Basyaib dan Fajar W. Hermawan, Pustaka Alvabet, 2010)

Baca juga:  Gaji Pertama Gus Dur Saat Jadi Presiden Dikasih Alwi Shihab
Lihat Komentar (0)

Komentari

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini
Scroll To Top