Penulis Kolom

Dosen Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Walisongo Semarang, Alumnus Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai Kalsel.

Keutamaan Malam Nisfu Syaban

1375378923

Suatu ketika Nabi Isa ‘alaihissalam melakukan perjalanan, ia melihat pada gunung yang tinggi. Lantas ia naik kesana. Ia temui sebuah batu besar yang di atasnya berwarna putih, lebih putih dari susu. Nabi Isa mengitarimya dan berdecak kagum.

Kemudian Allah mewahyukan kepadanya, “Wahai Isa, maukah kamu aku jelaskan apa yang telah kamu lihat?”

Dijawab,“Iya, mau.” Batu besar itu pun terbuka.

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

Ia dapati seorang lelaki tua renta bertongkat hijau, dengan penutup kepala, dan ada buah anggur di antara kedua matanya, sementara lelaki tua ini sedang shalat.

Melihat hal ini Nabi Isa bertambah kagum, kemudian bertanya: “Wahai orang tua, apa yang aku lihat ini?”

“Ini adalah rezeki yang Allah berikan padaku setiap hari.”

Nabi Isa terus bertanya, “Berapa lama kau sudah beribadah di batu ini?”

Ia menjawab, “Empat ratus tahun.”

Nabi Isa bertanya kepada Allah, “Ya Tuhanku, adakah lagi hambamu yang lebih baik dari lelaki tua ini?”

Allah menjawab, “Iya ada, yaitu seorang lelaki yang dari umat Muhammad SAW yang menemui bulan Sya’ban lalu ia shalat pada malam Nisfu Sya’ban. Yang demikian adalah lebih utama disisiku ketimbang beribadah 400 tahun.”

Kata Isa, “Alangkah beruntungnya jika aku menjadi umat Muhammad SAW.”

Baca juga:  Kenapa Orang Lari dari Islam?

(Sumber: An-Nawadir karya Syekh Syihabuddin al-Qalyubi)

Katalog Buku Alif.ID
Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Scroll To Top