Sedang Membaca
Sufi Perempuan: Hafshah binti Sirin
Alif.ID

Berkeislaman dalam Kebudayaan

Pendaftaran Workshop Menulis

Sufi Perempuan: Hafshah binti Sirin

Muhammad Iqbal
  • Hafshah bin Sirin biasa menyalakan lampu di malam hari dan selanjutnya berdiri untuk sembahyang di tempat sembahyangnya.

Hafshah adalah salah seorang perempuan ahli ibadah dari Bashrah. Seperti halnya saudaranya –Muhammad ibni Sirin– ia adalah spesialis dalam seluk-beluk kezuhudan dan kehati-hatian (wara’). Syahdan, ia memiliki tanda-tanda kewalian dan kekeramatan.

Menurut Abu ‘Abdurrahman as-Sulami, Muhammad ibnu Thahir al-Waziri meriwayatkan dari al-Husayn ibnu Muhammad binu Ishaq melalui Sa’id ibn ‘Utsman al-Hannath dari Baghdad melalui Sayyar ibn Hatim, bahwa Hisyam ibn Hassan menuturkan:

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

Hafshah bin Sirin biasa menyalakan lampu di malam hari dan selanjutnya berdiri untuk sembahyang di tempat sembahyangnya. Terkadang, lampunya mati, tetapi rumahnya tetap terang benderang hingga fajar menyapa bumi.

Sumber: Abu ‘Abdurrahman as-Sulami, Early Sufi Women (Fons Vitae, Louisville, Kentucky, USA, 1999). Dialihbahasakan oleh Rkia F. Cornell, dari kitab Dzikr an-Naswah al-Muta’abbidat ash-Shufiyat.

Baca juga:  Sufi Perempuan: Hukaymah dari Damaskus
Lihat Komentar (1)

Komentari

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini
Scroll To Top