Sedang Membaca
Humor Gus Dur: Kepanjangan MUI, Majlis Urusan Inul
Hamzah Sahal
Penulis Kolom

Founder alif.id. Belajar di sejumlah pesantren serta aktif di Rabithah Ma'ahid Islamiyah PBNU.

Humor Gus Dur: Kepanjangan MUI, Majlis Urusan Inul

Gus Dur, entah kenapa, punya perhatian pada penyanyi dangdut yang terkenal dengan goyongan “ngebornya”, Inul Daratista. Bentuk perhatiannya adalah pembelaan; Gus Dur membela Inul dari serangan MUI, dari serang FBR dan dari serang raja dangdur, H Rhoma Irama.

Inul yang aslinya dari Pasuran-Jawa Timur, memang mengadu ke Gus Dur. Ketika ada ormas mengancam Inul, Gus Dur berpendapat itu bentuk intimidasi. Kira-kira waktu itu Gus Dur mengatakan, “Tidak bisa dibenarkan statemen yang mengecam keselamatan orang, siapa pun orangnya. inul merasa diancam keselamatannya, maka saya bela.”

Saat raja dangdut H. Rhoma Irama mengecam Inul, dengan alasan merusak moral, Gus Dur pun membela Inul.  Setelah saling komentar di media, Rhoma Irama ditemani Eggi Sudjana akhirnya datang menemui Gus Dur di PBNU, sekitar tahun 2003. Kalau Eggi ya seperti biasa, sinis pada Gus Dur. Eggi mengatakan Gus Dur tidak mengerti faktanya gaya Inul menari. Dia secara halus ingin mengatakan bahwa Gus Dur tidak bisa lihat.

Namun Gus Dur kokoh pada pendapatnya bahwa Inul harus dibela. “Waktu ditanya alasan dia ngebor, Inul menjawab, saya cari makan. Saya hargai kejujurannya, tak ada pretensi apa-apa. Itu yang membuat rakyat senang,” kata Gus Dur seperti dikutip Liputan6.Com. Gus Dur meminta Inul jangan takut, terus berkarya tanpa menghiraukan suara-suara sumbang.

Baca juga:  Persamaan Abraham Lincoln dengan Soekarno dan Gus Dur

“Saya bilang sama Inul, jangan berhenti. Kalau Rhoma Irama mengancam, jangan takut. Akan kita hadapi,” kata Gus Dur. Sebaliknya, kepada Rhoma, Gus Dur balik mengancam. Menurut Gus Dur, Rhoma telah memasung kebebasan berekspresi. “Ini bukan negeri ancaman. Daripada ngurusin Inul, lebih baik Rhoma ngurusin orang yang korupsi,” ujar Gus Dur, masih menurut Liputan6.Com.

Gus Dur juga merespon MUI yang memberikan fatwa haram pada Inul dengan memplesetkan kepanjangan MUI dengan Malis Urusan Inul. Dalam ceramahnya di depan ribuan warga NU Sumenep Gus Dur mengkritik MUI yang bergantung pada model berislam lembanga atau institusi. “MUI adalah contoh cara berislam lembaga. MUI itu sekarang diplesetkan Majlis Urusan Inul,” kata Gus Dur disambut tawa.

Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
1
Terinspirasi
1
Terkejut
0
Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top