Sedang Membaca
Gus Baha: Ini Penting Saya Utarakan (Bagian 2)
Alif.ID

Berkeislaman dalam Kebudayaan

Pendaftaran Workshop Menulis

Gus Baha: Ini Penting Saya Utarakan (Bagian 2)

Hamzah Sahal

Belum satu menit menyampaikan kalimah mukadimah, Gus Baha langsung ‘ngegas’, mengutarakan kisah tentang orang badui (a’rabi) yang berdoa kepada Tuhan dengan nada mengancam.

“Tadi saya diajari doa maksa Tuhan. Saya punya sanad yang mungkin lebih keren,” tutur Gus Baha yang duduk diapit kiai muda, Gus Reza dan Kiai Kafabih, dari Lirboyo, Kediri.

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

“Ada seorang a’rabi berdoa di Raudlah, Ya Allah jika saya dijadikan orang saleh, maka yang senang adalah kekasihmu, yaitu Nabi. Jika Engkau menjadikanku seorang yang fasik, maka yang akan senang adalah musuhmu, yaitu iblis. Keputusan ada pada Panjenengan, mau menyenangkan kekasih-Mu atau musuh-Mu,” demikian Gus Baha mengutarakan.

Baca juga:  Munajat Ulama Nusantara (1)
Lihat Komentar (0)

Komentari

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini
Scroll To Top