Sedang Membaca
Mahasiswa Mengajari Kiai Zubair

Alif.ID

Berkeislaman dalam Kebudayaan

Mahasiswa Mengajari Kiai Zubair

Di Mekkah banyak mahasiswa Indonesia yang bekerja musiman di kedutaan besar RI untuk Saudi Arabia. Dalam musim haji, biasanya mereka ditugaskan memandu tamutamu dari Indonesia. Untuk menghormati tamu jauh, dan agar selamat di negeri orang, mahasiswa tadi selalu memberi peringatan dan petunjuk ini itu kepada tamunya.

Pada musim haji sekitar tahun 69-an atau 70-an, Kiai Zubair Salatiga (alm.), Rais Syuriah NU wilayah Jawa Tengah dan ahli faraidl yang terkenal itu, sedang menunaikan haji. Maka, beliau pun dipandu mahasiswa mengenai keadaan Saudi Arabia, tentang watak-watak orang Saudi dan perangai-perangainya; mana yang baik, mana yang buruk.

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

Selama mendengarkan obrolan dan pembicaraan mahasiswa ini, Kiai Zubair hanya mengangguk-angguk kagum dan berkata: “Ooo… ya, Ooo ya,” begitu saja.

Tidak lama kemudian, datang seorang Arab asli dan langsung bicara dengan Kiai Zubair. Keduanya bercakap-cakap akrab dengan bahasa Arab yang fasih. Tentu saja kawan kita si mahasiswa ini bingung.

Mahasiswa itu pun mengusut siapa Kiai Zubair itu. Seorang temannya mengatakan “Sampeyan tahu, Kiai Zubair itu tidak hanya lama tinggal di Saudi, tapi beliau termasuk pendiri Darul Ulum Makah”.

Seketika, kawan kita ini pun pucat. Siapa sangka orang yang begitu sederhana, ternyata orang penting di Arab Saudi. (Sumber: Tawa Show di Pesantren oleh Akhmad Fikri AF)

Baca juga:  Humor Gus Dur: Hanyutnya Presiden Soeharto
Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top