Topik:

Soekarno, Ketika Nasionalisme Letih

TAK berlebihan jika dikatakan kolonialisme telah melahirkan Indonesia. Dalam pengertian demikian, Indonesia pascakolonial selalu bergulat…

Bung Karno Mengatakan Semua Cita-Cita Islam Ada di Pancasila 

Rumusan Pancasila adalah karya puncak Soekarno dalam perantauan intelektualnya. Ide itu mulai direnungkannya sejak masa…

Kekuasaan Itu, Menurut Ibnu Khaldun, Seperti Sebatang Pohon Kayu

Setiap masyarakat manusia sudah pasti memerlukan penguasa karena dalam diri manusia itu masih tersisa sifat-sifat…

Disintegrasi Otoritas dan Post-Truth

“Viral, Polisi Hentikan Ambulans yang Bawa Pasien gara-gara Bunyi Sirene, Sopir Dipukul,” demikian buny judul…

Ali al-Wardi dan Apologia Sofisme

Hipokrisi intelektual. Begitulah kira-kira diksi yang tepat dan sederhana dalam memaknai watak kaum sofis. Dalam…

Thaha Hussein yang Buta Itu

Thaha Hussein gemar bercanda, setidaknya menurut caranya sendiri. Ia bisa mengucapkan pemikiran-pemikiran sekulernya yang kerap…

Penolak(an) Anugerah Sastra: dari Pramoedya Ananta Toer hingga Eka Kurniawan

Kita memiliki ingatan orang-orang menolak dan mengembalikan hadiah, penghargaan, atau anugerah sastra. Ingatan terkuat tentu…

Membaca Islam di Era Post-Truth

“Jangan kau percaya sesuatu hanya karena engkau ingin memercayainya”  Kutipan di atas saya dapatkan di…

Menelisik Khilafatisme dan Komunisme: Sejumlah Kesamaan dan Perbedaan

Pada Februari lalu organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama via Yahya Cholil Staquf menyamakan antara komunisme dengan…

Islam Itu Seni Kehidupan

“Jika ingin menguasai orang bodoh, bungkuslah kebatilan dengan agama,” demikian pesan Ibnu Rusyd dari Cordova…

Gus Dur dalam Mata Pembelajar Filsafat di Kampus Katolik

Selain Bung Karno, rasa-rasanya hanya Gus Dur, sosok presiden yang dianggap mewariskan suatu hal luar…

Edward W Said dan Tindak-tanduk Intelektual Indonesia

Nama penting dan sering dikutip kalangan intelektual di Indonesia, sejak puluhan tahun lalu. Kita mencatat…