Sedang Membaca
Ulama Banjar (37): KH. Baderi
Penulis Kolom

Redaksi Alif.ID - Berkeislaman dalam Kebudayaan

Ulama Banjar (37): KH. Baderi

Kh. Baderi

(L. 22 Juni 1912- W. 1992)

Beliau lahir di Banua Kupang, tanggal 22 Juni 1912, anak dari pasangan H. Hasan dan Syapiah. Semasa hidupnya ulama berpengaruh ini tinggal di desa Banua Kupang RT 1 Kecamatan Labuan Amas Utara, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Pendidikan formal yang pernah ia dapatkan adalah Vervolgschool di Banua Kupang, setelah itu beliau mengikuti ujian persamaan UGA. Dan selanjutnya mmperdalam ilmu-ilmu agama di berbagai tempat seperti Nagara, Pamangkih dan Barabai.

Berbekal pengetahuan agama yang diperolehnya tersebut, beliau ini menjadi guru agama pada Madrasah Persatuan Perguruan Islam (PPI), guru agama pada Sekolah Rakyat Negeri di Banua Kupang, guru pada Madrasah Mualimin Barabai, dan menjadi Kepala Madrasah Mualimin Barabai. Selain itu, KH. Baderi juga sempat ditunjuk menjadi P3NTR di Desa Banua Kupang. Tak kalah dari semua kegiatan itu, aktivitas beliau memberikan pelajaran agama atau pengajian pada Majelis Ta’lim di Masjid At Taqwa Banua Kupang. Tokoh inilah yang mempelopori pengembangan pendidikan agama Islam, dan berhasil mendirikan PGA/PGAP di Banua Kupang dan Walangku.

KH. Baderi juga turut serta dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia antara tahun 1945-1949. Ia juga memasuki kantong-kantong gerilya untuk berbaur dengan para pejuang. Karena keikutsertaannya itulah, ia kemudian diakui oleh pemerintah sebagai anggota Legiun Veteran Republik Indonesia.

Baca juga:  Ulama Banjar (45): Muallim H. Napiah

Abah Haji dikenal mempunyai motto “beribadah dan bersyukur”, mempersunting Hj. Jariah binti Catik. Dari perkawinannya itu ia dikaruniai enam orang anak yakni Drs. H. Busera, Hj. Rohanah, Fahruddin, Hj. Saudah, Drs. Sa’duddin, dan Ir. Ikhsan. KH.Baderi berpulang kerahmatullah tanggal 2 Mei 1992 bertepatan 29 Syawal 1422 H. Jenazah almarhum dimakamkan di Kuburan Muslimin Banua Kupang.

Sumber Naskah: Tim Penulis LP2M UIN Antasari Banjarmasin dan MUI Provinsi Kalimantan Selatan.

Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Scroll To Top