Sedang Membaca
Sajian Khusus: Pesantren dan Pemberdayaan Ekonomi
Penulis Kolom

Redaksi Alif.ID - Berkeislaman dalam Kebudayaan

Sajian Khusus: Pesantren dan Pemberdayaan Ekonomi

Sajian Khusus: Pesantren dan Pemberdayaan Ekonomi

Sajian khusus yang kami suguhkan tiap pekan selalu menarik, karena apa? temanya yang beragam dan unik-unik. Minggu kemarin kami menyajikan tulisan tentang Sejarah Polemik Ulama dan Khalifah, lalu pekan ini kami akan menayangkan tulisan tentang pemberdayaan ekonomi pesantren.

Habibussalam, adalah Ketua Badan Ekonomi Pesantren Al Anwar 3 Sarang Rembang dan Dewan Pengurus Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren/HEBITREN Wilayah Jawa Tengah. Santri cum wirausahawan. Paham ilmu agama sekaligus ahli dalam bidang bisnis. Kedua hal ini yang diimpikan oleh setiap orang tua yang akan memasukkan anaknya ke pondok pesantren.

Seringkali di masyarakat yang enggan memasukkan anaknya ke pesantren karena alasan klasik; nanti anak saya makan apa? Nanti anak saya bisa apa, bisa kerja apa kalau mondok? Hidup itu nggak cuma pintar ngaji, tapi ekonomi juga penting dan perlu diperhatikan.

Sering banget mendengar ucapan itu bukan?

Nah, Mas Habib memberikan pencerahan kita—dalam sajian khusus kali ini—terkait cara dan strategi pesantren supaya berdaya secara ekonomi. Ketika pesantren mandiri dan berdaya secara ekonomi—setidaknya bisa menjawab slentingan-slentingan sinis oleh sebagian masyarakat akan masa depan anaknya ketika dimasukkan ke pesantren. Toh faktanya dunia dan akhirat bisa berjalan secara beriringan. Apalagi roda perekonomian yang digerakkan para santri itu bisa menolong warga sekitar pesantren. Tambah bangga kampanye #AyoMondok.

Sebagaimana kutipan dari salah satu tulisan Habibussalam: “Pesantren mempunyai peluang besar untuk menjadi pusat pengkaderan pemikir-pemikir agama (center of excellence) yang mencetak sumber daya manusia (human resource) sekaligus sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat (agent of development), utamanya dari segi ekonomi.”

Lalu seperti apa strategi supaya pesantren bisa mandiri, berdaya, dan mampu menggerakkan perekonomian warga yang ada di sekitar pesantren? Simak selengkapnya dalam Sajian Khusus edisi Pesantren dan Pemberdayaan Ekonomi.

Baca juga:  Romantisme ala Rasulullah SAW

Terimakasih Mas Habib sudah menyuguhkan tulisan yang menarik tentang pemberdayaan ekonomi pesantren. Semoga bermanfaat. Pembaca Alif.id yang budiman, tidak lupa terimakasih kami ucapkan atas dukungan selama ini buat Alif.id untuk selalu menyuguhkan tulisan-tulisan yang bernas dan menyegarkan. Dukungan Anda dengan cara membagikan tulisan-tulisan yang kami suguhkan melalui kanal media sosial anda merupakan kebahagiaan bagi kami untuk selalu terus berkarya.

Akhirul kalam, selamat membaca!

Redaksi.

 

Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
1
Terkejut
0
Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top