Sedang Membaca
Saat Gus Dur Nyantri di Tegalrejo
Alif.ID

Berkeislaman dalam Kebudayaan

Saat Gus Dur Nyantri di Tegalrejo

Redaksi

Salah satu pesantren yang memengaruhi karir intelektual Gus Dur adalah Pesantren Tegalrejo, yang diasuh oleh Kiai Chudlori. Gus Dur mesantren di sana, sekitar tahun 1950an akhir.

Di sana, Gus Dur, dan santri lainnya, tidak saja diajari ilmu-ilmu dasar keagamaan dan bahasa Arab, tapi juga kebijaksanaan-kebijaksanaan yang bersumber dari ajaran tasawuf.

Ya, Pesantren Tegalrejo, dengan Kiai Chudlorinya, masyhur dengan kitab Ihya karya Imam al-Ghazali. Salah satu pendidikan karakter yang kuat di pesantren itu. yang bersumber dari Ihya, adalah “riyadloh”, latihan menahan diri dari kesenangan-kesenangan lahiriah, seperti makan enak dan berlebihan. Hal ini dilakukan oleh para santri di sana, termasuk Gus Dur, dengan jangka waktu tertentu.

Dan yang spesial lagi dari Pesantren Tegalrejo, berdiri tahun 1940an, adalah pendekatan dakwah atau islamisasinya, yakni dengan pendekatan kebudayaan, secara spesifik kesenian. Sampai hari ini, pesantren Tegalrejo istikamah dengan pendekatan itu.

Baca Juga

Nah, dalam vidio ini, Gus Yusuf Tegalrejo, salah satu pengasuh pesantren Tegalrejo sekarang ini, menceritakan momen penting saat Gus Dur mesantren di sana. Apa yang diceritakan Gus Yusuf?

Baca juga:  Kisah Kefanatikan Kiai Ali Maksum pada Timnas Argentina
Lihat Komentar (0)

Komentari