Sedang Membaca
Pengumuman Pemenang Lomba Santri Millenial Competitions, Mencari Esais Muda Pesantren: Santri Menulis Buku
Redaksi
Penulis Kolom

Redaksi Alif.ID - Berkeislaman dalam Kebudayaan

Pengumuman Pemenang Lomba Santri Millenial Competitions, Mencari Esais Muda Pesantren: Santri Menulis Buku

Waryono Abdul Ghofur Kemenag

Jakarta- Sidang munaqosyah Lomba Santri Millenial Competitions, Mencari Esais Muda Pesantren: Santri Menulis Buku pada Selasa (20/10) melalui zoom berjalan seru. 10 peserta yang telah dinyatakan lolos tahap pertama oleh panitia, diuji oleh dewan juri untuk kemudian diambil 3 terbaik. 

“Saya melihat wajah tegang para santri ketika munaqosyah, ini menandakan keseriusan mereka dalam mempertahankan proposal yang telah dibuatnya.”ujar Autad, Ketua Panitia.

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

Pada tahap ini, kami akan mengambil 3 terbaik, mereka inilah yang nanti dinyatakan lolos sebagai esais muda dari pesantren pilihan Alif.id dan Kemenag. Para santri yang lolos nanti akan kami bimbing untuk menerbitkan karya berupa buku.”tambah Autad.

Sementara itu, dalam malam puncak acara Santriversary, Direktur PD Pontren, Dr. Waryono Abdul Ghofur, M.Ag, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kegiatan lomba ini dalam rangka menggali potensi dan kreatifitas para santri dalam memunculkan bakatnya di bidang tulis menulis. Ini tentu orang menyebutnya annahdhoh attsaniyah, kebangkitan kedua santri-pesantren. Yang tempo dulu, tentu sesuai tantangan zamannya, belum ada internet, sekarang ada internet, maka santri lebih kreatif lagi bagaimana santri menggunakan internet.”terang Waryono.

“Kami ucapkan terima kasih kepada para peserta yang telah terpilih menjadi peserta terbaik, semoga kedepan semakin banyak bermunculan para konten kreator video dan penulis esais dari kalangan pesantren, bagi yang belum terpilih jangan berputus asa, terus berkarya dimanapun berada, apapun kondisinya.”tambah Waryono.

Baca juga:  Webinar Internasional: Dakwah Santri, Ikhtiar Mewujudkan Moderasi

Perihal penilaian peserta, selaku dewan juri, Susi Ivvaty menyatakan, “tiga santri yang terpilih ini telah kami nilai dari berbagai segi, antara lain: kelengkapan administrasi, orisinilitas gagasan, 25 judul yang menarik dan relevan, kemampuan membaca referensi berbahasa Arab, dan argumentasi-argumentasi yang dibangun.”

Tiga peserta itu adalah:

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

-Nama  : Alwi Jamalulel Ubab

Asal        : Ma’had Aly Assidiqiyyah, Kebonjeruk, Jakarta Barat

Judul     : “Menelisik Lebih Jauh Sya’ir dan Musik Arab Klasik: Perspektif Fikih dan Tasawuf

 

-Nama  : Wildan Fatoni Yusuf

Asal        : Ma’had Aly Lirboyo, Kediri, Jawa Timur

Judul     : Santri Salaf Membincang Lingkungan: Ikhtiar Merumuskan Fikih Lingkungan Secara Komprehensif

 

-Nama  : Saifir Rohman

Asal        : Ma’had Aly Salafiyyah Syafi’iyyah, Sukerejo, Situbondo

Judul     : Jika Kematian Sudah Digariskan, untuk Apa Protokol Kesehatan?

Tiga peserta terbaik akan menuliskan masing-masing 25 esai dalam waktu 2,5 bulan. Setelah selesai menulis, panitia akan menentukan juara terbaik 1, 2, dan 3. Total hadiah yang akan diterima 22 juta, karya akan dibukukan, dan dimuat website alif.id.

Selamat kepada peserta yang terpilih!

Pesan Kerudung Bergo
Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top