Sedang Membaca
Nanti Malam, Live Ngobrolin Novel Islam
Redaksi
Penulis Kolom

Redaksi Alif.ID - Berkeislaman dalam Kebudayaan

Nanti Malam, Live Ngobrolin Novel Islam

Img 20200702 Wa0001

Genre novel Islam populer dengan corak dakwah yang khas muncul di Indonesia pada 1990-an lewat kehadiran majalah Annida dan organisasi Forum Lingkar Pena (FLP). Genre ini menjadi pasar yang cukup besar pada 2000-an, dengan sukses genre novel remaja islami (Nori), seiring dengan pengarusutamaan ekspresi dakwah berbasis tarbiyah di Indonesia.

Pasar ini menemukan gelombang keduanya, menurut Yo Nonaka, saat bertaut dengan adaptasi novel-novel dari genre ini (atau pengembangannya) ke film yang sukses. Sejak Ayat-Ayat Cinta hingga sekuel film 212, genre film dakwah yang khas ini turut memberi corak budaya film di Indonesia.

Yo Nonaka adalah PhD di Keiko University, Tokyo, yang lama tinggal di Indonesia serta rutin ulang-alik Jepang-Indonesia, dan meneliti gerakan dakwah Islam dan berbagai ekspresi kulturalnya sejak 2010 hingga 2014.

Hingga kini pun, Yo masih aktif berinteraksi dengan berbagai komunitas Islam di Indonesia dan memfasilitasi wisata halal di Jepang. Madani Talk kali ini akan ngobrol bareng Yo Nonaka, tentang Sastra Islam dan Film Dakwah di Indonesia. Kami akan menggali pengalaman Yo meneliti dunia dakwah yang beragam di Indonesia, perkembangan sastra Islam Indonesia generasi baru, dan bagaimana perkembangan itu turut memberi corak perfilman di Indonesia saat ini.

Baca juga:  Satu Dekade Berpulangnya Gus Dur: Mari Merawat Kebudayaan yang Melestarikan Kemanusiaan

Mari, nimbrung IG Live ngobrol santai di @madanifilmfest bersama @yoyo_nonaka, dengan host Hikmat Darmawan. Jumat, 3 Juli 2020, pk. 20.00 WIB.

Apa Reaksi Anda?
Bangga
1
Ingin Tahu
1
Senang
1
Terhibur
1
Terinspirasi
1
Terkejut
1
Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top