Sedang Membaca
Humor Gus Dur: Hilangnya Hikam
Alif.ID

Berkeislaman dalam Kebudayaan

Humor Gus Dur: Hilangnya Hikam

Redaksi

Suatu ketika Gus Dur mengajak saya ke Ponpes Genggong, Probolinggo, tempatnya Gus Mutawakkil ‘Alallah. Waktu itu sekitar tahun 90-an akhir dan saya belum banyak gaul dengan para anggota IGGI (Ikatan Gus Gus Indonesia). Karena Gus Dur harus jalan ke beberapa pondok pesantren jadi saya diminta tinggal di Genggong, karena besoknya ikut acara di sana.

Sebelum pergi Gus Dur bilang pada Gus Mutawakkil, “Gus saya titip Hikam ya..”.

Gus Mutawakil jawab cepat-cepat, “Inggih, Gus..”

Besoknya, pagi-pagi Gus Mutawakkil bolak-balik naik turun tangga rumah (dua lantai) sambil sibuk mencari-cari sesuatu. Orang-orang, termasuk para Kyai, pada ikut sibuk tapi tidak tahu apa yang dicari si Gus.

Akhirnya ada Gus Nukman yang bertanya, “Apa sih Gus yang sampean cari, kok repot banget?”

“Wah, saya ini ketiwasan. Dititipi Gus Dur Kitab Hikam kok saya kemarin nggak tanya dulu diletakkan dimana sama Gus Dur. Wah nanti saya bisa didukani (dimarahi) sama beliau.” Kata Gus Mutawakkil.

Baca Juga

“Loh. njenengan ini gimana? Maksudnya Gus Dur titip Hikam kemarin itu ya Gus Hikam ini…(sambil menunjuk saya yang lagi tiduran di karpet).”

Gus Mutawakkil, “Owalah… Masya Allah…. Kukira titip kitab Hikam karangan Ibnu Atha’illah as Sakandari..!!!” (RM)

Baca juga:  Humor Gus Dur: Kutang atau Bra Yahudi

(Sumber: Buku Gus Durku Gus Dur Anda Gus Dur Kita, Penulis Muhammad AS Hikam, Penerbit Yrama Widya, 2013)

Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top