Sedang Membaca
Sarekat Islam
Penulis Kolom

Muhammad Iqbal. Sejarawan. Dosen Prodi Sejarah Peradaban Islam IAIN Palangka Raya. Editor Penerbit Marjin Kiri. Menulis dua buku: Tahun-tahun yang Menentukan Wajah Timur (Yogyakarta: EA Books, 2019), dan Menyulut Api di Padang Ilalang: Pidato Politik Sukarno di Amuntai, 27 Januari 1953 (Yogyakarta: Tanda Baca, 2021).

Sarekat Islam

Sarekat Islam

Sarekat Islam menandai munculnya kepemimpinan baru dalam Islam semasa Hindia Belanda, di mana figur-figur seperti jurnalis-pengusaha Tirtoadisurjo, dan pedagang batik Samanhoedi, juga politisi-ideolog Tjokroaminoto, tampil sebagai pemimpin-pemimpin baru Muslim. Mereka giat menjalin jejaring dan  lantang menyuarakan ide kemajuan yang sama dengan yang disuarakan kalangan priyayi baru.

SI didefinisikan sebagai sebuah asosiasi umat Muslim yang bekerja dalam kerangka semangat etis kemajuan, di mana Islam dijadikan sebagai “penanda kepribumian (nativeness)” (Shiraishi, 1997: 43), dan sebagai motor penggerak perjuangan demi kemajuan.

Lebih lanjut, tokoh-tokoh SI:

Baca juga:  Pansus Buloggate dan Bruneigate, Langkah Riil Pertama DPR untuk Jatuhkan Gus Dur
Halaman: 1 2 3 4
Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Scroll To Top