Sedang Membaca
Lagi, Kisah Naskah Buku Gus Dur
Ellyasa KH Darwis
Penulis Kolom

Editor banyak buku NU. Sekarang tinggal di Pemalang, Jawa Tengah

Lagi, Kisah Naskah Buku Gus Dur

1 A Gusdur

Kali ini kisah pengantar buku Gus Dur. Buku ikonik Kiri Islam-nya Kazuo Shimogaki pengantarnya Gus Dur (GD).

Urusan buku lancar banget, saya ke kantor almarhum GD dengan langsung di ruang kerja yang penuh buku itu. GD memanggil asistennya Mas Zaenuddin untuk menuliskan yang almarhum GD bicarakan. Lancar, tak ada sumbatan dan GD sangat fasih menarasikan pemahamnnya tentang Kiri Islan.

Mas Zaenudin pun langsung menyerahkan kepada saya.

Dengan kereta Senja Ekonomi bersama penumpang berjubel, dengan lega hati melenggang dan sampai di stasiun Lempuyangan.

Sebulan kemudian. Masih dengan kereta Senja Ekonomi, saya ke Jakarta dan ketemu almarhum GD di Forum Demokrasi. “El, mana naskah pengantar buku Kazuo Shimogoki?” Tanya Gus Dur antusias.

Saya buka rangsel dan saya serahkan cetakan buku. “Ini Gus, sudah cetak dan terbit,” jawabku bangga.

“Sampean kok ngono, dikon ngoreksi malah wis dicetak?” ujar Gus Dur agak protes.

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

Secara berseloroh saya timbali, “Iya Gus, suda cetak. Tak beres Gus, semua ‘tapi’ sudah diganti ‘tetapi’.”

Tawa pun pecah dan renyah berderai ngakak…

Baca juga:  Saat Gus Dur Bercerita Tukang Becak Madura yang Cerdas
Pesan Kerudung Bergo
Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
1
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top