Sedang Membaca
Ulama Banjar (97): KH. Abdullah Madjerul
Penulis Kolom

Redaksi Alif.ID - Berkeislaman dalam Kebudayaan

Ulama Banjar (97): KH. Abdullah Madjerul

Kh. Abdullah Madjerul

(L. 6 Mei 1929)

KH. Abdullah Madjerul, begitulah nama ulama ini. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Tengah ini lahir pada tanggal 6 Mei 1929 di Barabai. Ayahnya H. Abdullah Manshur dan ibunya Hj. Sa’anah. setelah pensiun sebagai Pegawai Negeri Sipil, ia rajin mengisi pengajian di langgar dan di masjid di Hulu Sungai Tengah.

Ulama yang sangat keras dalam mendidik anak-anaknya itu kini telah berpulang ke rahmatullah. Kini putera puteri beliau merasakan manfaatnya. Ada dua hal yang paling berkesan dari didikan ayah berpostur kurus ini, yakni kesungguhannya menanamkan akidah Islam dan meletakkan iman dan taqwa di atas segala-galanya. Sedangkan didikannya yang kedua adalah hidup sederhana.

Di lingkungan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Abdullah Madjerul terkenal ahli dalam ilmu tafsir Alquran dan Hadits Nabi serta tauhid dan tasawuf. Ia adalah tokoh yang disegani dan bersahaja, sehingga banyak orang yang menyukai beliau. Beliau banyak mempunyai murid baik di Majelis Taklim Al Rasyidiyah maupun di sekolah agama.

Perilaku beliau adalah cerminan dari hasil pendidikan yang diperolehnya sejak masa kanak-kanak hingga dewasa. Abdullah Madjerul mendapatkan pendidikan dari Madrasah Darussalam Martapura, kemudian melanjutkan ke Darul Ulum Mekkah Saudi Arabia selama 7 tahun.

Baca juga:  Ulama Banjar (63): Guru H. Seman Mulya

Ulama yang satu ini mempunyai prisip hidup “jujur dalam berdakwah Islam”. Beliau meminta agar anak-anaknya bisa menjaga keseimbangan antara dunia dan akhirat.

Dari perkawinanya dengan Hj. Aslamiah binti H. Zaperi, beliau dikaruniai 14 orang anak yakni M. Suhaimi, Amd., Drs. H. Muhammad Sayuti, Spd., Dra. Hj. Soraya, SH., Muhammad Saleh, SH., Siti Syamsiah, S. Ag. Spd., Siti Azizah, Muhammad Salahuddin, S. Ag., Ahmad Taberani, Spd., Sa’dillah, S. Ag., Ahmad Ramli, SH., Khairunnisa, SHI., Zainal Ilmi, S. Pd., Muhammad, SHI., dan Ahmad Zakiuddin, S. Sos., selain itu beliau dianugerahi 18 orang cucu.

KH. Abdullah Madjerul (78 tahun) berpulang ke Rahmatullah pada hari Minggu tanggal 11 Februari 2007 bertepatan 23 Muharram 1428 H. di jalan Surapati No. 6 Kelurahan Barabai Timur. Jenazahnya dimakamkan di Tangkarau Barabai (alkah keluarga).

Sumber Naskah: Tim Penulis LP2M UIN Antasari Banjarmasin dan MUI Provinsi Kalimantan Selatan.

Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Scroll To Top