Sedang Membaca
Ulama Banjar (154): Prof. Dr. H. Kamrani Buseri, MA
Penulis Kolom

Redaksi Alif.ID - Berkeislaman dalam Kebudayaan

Ulama Banjar (154): Prof. Dr. H. Kamrani Buseri, MA

Prof. Dr. H. Kamrani Buseri, Ma

(L. 25 Mei 1950)

Tokoh kelahiran Barabai 25 Mei 1950 ini adalah anak dari Buseri dan Hj. Sundiyah. Pendidikan formalnya dimulai dari Sekolah Rakyat Negeri 6 Tahun Mahang, (1962), Muallimin Barabai, Pendidikan Guru Agama Negeri 4 Rayon Rantau, (1967), Pendidikan Guru Agama 6 Tahun Banjarmasin (1969). Sarjana Muda Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Cabang Barabai (1974), Sarjana lengkap Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Banjarmasin (1978), Program S2 Pascasarjana IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jurusan Pendidikan Islam (1980),  Program S3 Pasca Sarjana IAIN Yoryakarta, Jurusan Pemikiran Pendidikan Islam (1999).

Anak banua berperawakan atletis ini masih melengkapi dirinya dengan mengukuti berbagai pelatihan diantaranya pelatihan Penelitian pada PLPIIS Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 1982-1983, lulus sangat memuaskan. Sespanas pada Lembaga Administrasi Negara Jakarta, 1995. Management Course pada McGill University Canada 1995, kursus singkat Lemhanas Angkatan XI di Jakarta 2002, Workshop Pembelajaran Bahasa Arab dan Studi Islam di Leipzig University dan Hamburg University Jerman 2003.

Sebelum berkarier sebagai Pegawai negeri, Kamrani muda, antara tahun 1975-1977, sempat mengikuti Program Tenaga Kerja Sukarela (TKS BUTSI) di Provinsi Kalimantan Tengah dan memperoleh Piagam Penghargaan dari Menteri Tenaga Kerja Transmigrasi dan Koperasi RI.

Kariernya sebagai pegawai negeri, dimulai dengan status Calon Pegawai Negeri, 1979, kemudian diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil pada tahun 1980. Sekalipun baru bekerja di lingkungan IAIN Antasari, Kamrani yang cerdas dan kritis itu, sudah dipercaya menjadi Sekretaris Pribadi Rektor IAIN Antasari 1979-1981. Begitu pula dengan jabatan sebagai Kepala Sub bagian Rekreasi dan Walawa Kantor Pusat IAIN Antasari, dipangkunya tahun 1980-1981. Asisten ahli Madya tahun1981. Sekretaris Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat IAIN Antasari, 1980-1982. Sekretaris badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata (KKN), 1980-1982. Ketua Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Antasari, 1984-1986.

Baca juga:  Ulama Banjar (65): KH. Abd. Muthalib Muhyiddin

Di tengah kesibukannya sehari-hari, Kamrani masih dipercaya menjadi Pembantu Rektor I Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al Muddakir, 1984-1986. Pembantu Rektor I IAIN Antasari Periode pertama, 1993-1997. Pembantu Rektor IAIN Antasari periode kedua, 1997-1999. Kemudian selama lebih kurang dua tahun ia sempat meninggalkan IAIN dan diangkat menjadi Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Kalimantan Selatan, 1999-2001. Setelah kembali ke IAIN tahun 2001, ia langsung menerima jabatan tertinggi di IAIN Antasari yakni sebagai rektor hingga tahun 2009. Ia ditetapkan sebagai Guru Besar dalam ilmu Pendidikan Islam tahun 2004.

Beberapa karya tulis dan hasil penelitian yang pernah ditulis antara lain:

  • Peranan Perguruan Islam dalam Perkembangan Pendidikan Islam di Hulu Sungai Tengah, Risalah Sarjana muda, 1974.
  • Studi Kepemimpinan Demokratis pada Sekolah Menengah Pertama Islam Kotamadya Banjarmasin, Skripsi S1, 1978.
  • Beberapa Aspek kesadaran Politik Mastarakat (Studi Kasus di gampong Paya, Meulegou, Kecamatan Peurlak, Kabupaten Aceh Timur), Laporan Hasil Penelitian, 1983.
  • Gagasan tentang Pendidikan di kalangan orang Banjar dan Penerapannya pada Tiga Lembaga Pendidikan Swasta Agama, Laporan Hasil Penelitian, 1986.
  • Islam dan Pendidikan : Konsep Dasar tentang Antar Hubungan Keluarga dan Pendidikan.
  • Tesis S2 pada Fakultas Pascasarjana IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 1989.
  • Wawasan Teknologik dan Operasionalisasinya dalam Pembaharuan Pendidikan di Indonesia, Jurnal Khazanah No. 40 Tahun 1990.
  • Pendidikan keluarga dalam Islam, buku, CV. Bina Usaha, Yogyakarta, 1990.
  • Pola Global Pendidikan dan Konseptualisasi Pendidikan Islam, Jurnal Khazanah No. 42 Tahun 1991.
  • Sain dan Agama : Suatu Pendekatan Ilmiah, Jurnal Khazanah No. 46 Tahun 1995.
  • Dasar-dasar filosofis dan Metodologis Pendidikan Islam, makalah seminar Metodologi Penelitian Pendidikan Islam, IAIN Antasari, 1997.
  • Nilai Ilahiah di Kalangan Remaja Pelajar Studi pada Jalur Persekolahan di Kalimantan Selatan, Disertai, Program Pascasarjana IAIN Sunan Kalijaga, 1999.
  • Antologi Pendidikan Islam dan Dakwah : Pemikian Teoritis Praktis dan Kontemporer, buku, UII Press, Yogyakarta, 2003.
  • Nilai-nilai Ilahia Remaja ;Telaah Phenomenologik dan Strategi Pendidikannya, buku, UII Press, Yogyakarta, 2004.
  • Paradigma Pendidikan Islam, Pidato Pengukuhan Guru Besar, 2 Maret 2005.
  • Al-Qur’an sebagai Solusi dalam Mengatasi Krisis Sumber Daya Manusia, Ceramah dalam Peringatan Nuzulul Qur’an Nasional 1426 H bersama Presiden RI di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, 20 Oktober 2005.
  • Islam dan Keragaman Budaya Lokal di Kalimantan : Meneguhkan Visi Keindonesiaan dalam buku ‘Menjadi Indonesia : 13 Abad Eksistensi Islam di Bumi Nusantara’ Mizan, 2006.
Baca juga:  Ulama Banjar (26): H. Umar Baqi

Suami dari Dra. Hj. Noorliani Riduan (alm.) ini, pernah melaksanakan tugas yang dipercayakan kepadanya yakni ke beberapa negara di luar negeri antara lain Canada, Jerman, dan Saudi Arabia. Kebahagiaan Prof. Dr. H. Kamrani Buseri semakin bertambah dengan adanya anak semata wayang bernama Aula Mufida.

Sumber Naskah: Tim Penulis LP2M UIN Antasari Banjarmasin dan MUI Provinsi Kalimantan Selatan.

Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Scroll To Top