Sedang Membaca
Sufi Perempuan: Kurdiyah dari Bashrah
Alif.ID

Berkeislaman dalam Kebudayaan

Sufi Perempuan: Kurdiyah dari Bashrah

Muhammad Iqbal

Kurdiyah berasal dari Bashrah (atau juga al-Ahwaz). Ia biasa menjadi pelayan dari Sya’wanah. Kurdiyah mengisahkan, “Suatu ketika aku menginap di rumah Sya’wanah. Tatkala aku tertidur, ia menendangku dan berkata, ‘Bangunlah, hai Kurdiyah! Ini bukan negeri untuk tidur! Sesungguhnya, tidur tempatnya di dalam kubur!’”

Ditanyakan kepada Kurdiyah:

“Berkah apa yang kau peroleh dari melayani Sya’wanah?”

Ia menjawab, “Sejak aku menjadi pelayannya, aku tidak lagi mencintai dunia; aku tidak pernah menyibukkan pikiranku dengan rezekiku; aku tidak pernah memuliakan satu pun dari pembesar-pembesar dunia, karena menginginkan apa yang mereka miliki; dan aku tidak pernah sedikit pun mengurangi hak seorang muslim”.

Baca Juga
Perjumpaanku dengan Ulama Sufi

Sumber: Abu ‘Abdurrahman as-Sulami, Early Sufi Women (Fons Vitae, Louisville, Kentucky, USA, 1999), dialihbahasakan oleh Rkia F. Cornell, dari kitab Dzikr an-Naswah al-Muta’abbidat ash-Shufiyat.

Baca Juga:  Afiyah al-Musytaqah dari Bashrah
Lihat Komentar (0)

Komentari