Sedang Membaca
Kisah Gus Dur Memperbaiki Naskah Buku
Ellyasa KH Darwis
Penulis Kolom

Editor banyak buku NU. Sekarang tinggal di Pemalang, Jawa Tengah

Kisah Gus Dur Memperbaiki Naskah Buku

Alkisah. Naskah pidato Gus Dur almarhum ditranskrip untuk naskah buku berjudul Agama, Demokrasi dan Keadilan.

Tatakramanya memang harus dikonsultasikan siapa tahu terdapat penambahan atau pengurangan. Itulah yang saya lakukan, mau bagaimana nanti saat ketemu Gus Dur, etika ini harus dijalani.

Almarhum Gus Dur janji akan membacanya dulu dan besok kelar. Paginya saya datang ke Kranat Raya 164.

Nihil, sampai nyaris sebulan lebih bolak-balik ke Kramat Raya. Saya maklum, Ketua PBNU ini sibuknya kebangetan, melebihi para wakil presiden era Orde Baru.

Pada titik akhir kesabaran, saya terus terang bilang ke beliau, kalau bekal saya tinggal di Jakarta untuk hari ini.

Agaknya almarhum trenyuh dan naskah transkripan tersebut dibaca dengan seksama di ruang kerjanya yang sempit dan penuh buku. Tidak berapa lama saya dipanggil. Almarhum meminta supaya naskah diperbaiki.

Begitu keluar ruang, saya cari cari kalimat yang mesti diperbaiki. dan ketemu diminta memperbaiki kata “tapi” dengan “tetapi”. Itu saja.

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

Sebulan menunggu untuk perbaikan “tapi” jadi “tetapi”. Kalau ingat ini geli-geli gimana gitu..

Untuk almarhum, al fatihah….

Baca juga:  Humor Gus Dur: Halusnya Pak Harto
Pesan Kerudung Bergo
Apa Reaksi Anda?
Bangga
0
Ingin Tahu
0
Senang
0
Terhibur
0
Terinspirasi
0
Terkejut
0
Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top