Hari Film Nasional, 30 Maret, menjadi pengingat bahwa sinema bukan sekadar hiburan, melainkan ruang berpikir bersama. Terutama film religi yang kian menyusut dan kehilangan momentumnya sebagai media refleksi.
Seni | 31.03.2026
Religiositas musik dapat menciptakan pengalaman kebersamaan yang terasa hampir sakral, meskipun tidak berada dalam ruang ibadah.
Seni | 09.03.2026
Serakah dalam makan mengakibatkan tubuh bermasalah dan mencipta risiko-risiko sosial. Puasa mengingatkan itu.
Seni | 22.02.2026
Kebahagiaan yang seharusnya dapat diraih dengan semudah menghargai, kini menjadi rumit karena nafsu akan kerumunan.
Seni | 05.02.2026
Kita hidup dalam zaman yang memuja gerak dan hasil. Diam dicurigai sebagai kemunduran, berhenti dianggap kegagalan. Sudah, secukupnya saja. Kapan kita harus mengejar, kapan berhenti, dan kapan menerima.
Seni | 27.01.2026
Dua hari yang lalu, kita tengah memperingati Hari Ibu. Ada lagu menarik dari Efek Rumah Kaca yang berjudul "Seperti Rahim Ibu", sebagai refleksi atas kondisi bangsa saat ini.
Seni | 24.12.2025
Kehidupan duniawi tiada pernah habisnya jika terus kita penuhi. Hal inilah yang seringkali membuat manusia kelelahan. Coba tarik nafas, ambil jeda sejenak, menepi dari semuanya.
Seni | 18.12.2025
Dari film kita juga bisa belajar bahwa faktor budaya tidak bisa dipisahkan dari munculnya masalah kesehatan jiwa pada individu.
Seni | 10.12.2025
Aktris dan penyanyi nasional memerankan lima pahlawan nasional dalam Monoplay Melati Pertiwi. Dari Laksamana Keumalahayati hingga Martha Christina Tiahahu.
Seni | 27.11.2025