Berkeislaman dalam Kebudayaan

Tantrum Digital dan Kedewasaan yang Tertunda

Tantrum digital sudah menjadi ancaman kultural. Ia mengikis kepercayaan sosial, memutus jembatan dialog, dan menormalisasi kebencian sebagai bagian dari keseharian bersosial.

Manusia | 03.04.2026

Terapi Jiwa di Era Algoritma

Dari madrasah Ramadan, kita belajar tentang mengendalikan diri (ngelih), memindahkan syahwat untuk kejernihan emosional (ngalih), dan mengembalikan sepenuhnya kepada Allah (mulih).

Manusia | 30.03.2026

Puasa dan Gelombang Tantrum Massal

Di kanal televisi, di laman media sosial, seringkali kita melihat atau membaca komen-komen kemarahan. Marah itu perlu dirawat, bukan dipertontonkan.

Manusia | 16.03.2026

Puasa Ramadan dan Puasa Sampah

Jumlah sampah tiap harinya selalu naik. Logikanya, dengan berpuasa, seseorang akan mengurangi tingkat konsumsinya, termasuk tumpukan sampah, namun justru fakta menunjukkan sebaliknya.

Manusia | 14.03.2026

Tidak Ada Manusia yang Luput dari Ajal

Di antara takdir dan ikhtiar, ada satu hal yang pasti akan kita alami semua, yakni kematian. Setiap yang bernyawa pasti akan menjalani ketetapan ini.

Manusia | 10.03.2026

Takjil yang Menindas: Ketika Sedekah Kehilangan Martabat

Berbagi itu baik. Namun kalau salah niat apalagi pamer kesombongan hingga merendahkan martabat sesama, itulah yang menjadi petaka.

Manusia | 08.03.2026

Sampah dan Puasa: Ironi Ramadhan dan Konsumerisme

Apa kabar puasa kita? sebagai perenungan, puasa yang kita jalani tidak sekadar ritus namun sebagai kesadaran asketisme, bukan mengikuti logika pasar.

Manusia | 28.02.2026

Satwa, Si Kompas Alam

Satwa seringkali menjadi alarm atau tetenger ketika kondisi alam sedang tidak baik. Namun ironi, kini habitatnya terusir akibat ulah manusia.

Manusia | 26.02.2026

Puasa dan Eksorsisme Kerakusan

Manusia diberi potensi menjadi rakus, ketika nafsu ammarahnya membesar, tak bisa dikendalikan. Puasa memulihkan kita supaya waras, mampu mengendalikan ego.

Manusia | 24.02.2026