Bagaimana kacamata Islam dalam memandang kejahatan yang terstruktur? dari ifsad menuju ishlah. Manusia tugasnya sebagai khalifah, bukan perusak peradaban.
Manusia | 25.04.2026
Manusia hidup butuh bekal supaya selamat dunia akhirat. Bukan rupa yang dipuja, bukan juga harta yang melimpah ruah, tapi jiwa atau qalbun salim, ati selamet.
Manusia | 17.04.2026
Pada masanya kita akan hidup di mana harta, jabatan, dan popularitas menjadi pujaan, sementara kejujuran, rasa malu, tanggung jawab, dan etika dikesampingkan.
Manusia | 16.04.2026
Tantrum digital sudah menjadi ancaman kultural. Ia mengikis kepercayaan sosial, memutus jembatan dialog, dan menormalisasi kebencian sebagai bagian dari keseharian bersosial.
Manusia | 03.04.2026
Dari madrasah Ramadan, kita belajar tentang mengendalikan diri (ngelih), memindahkan syahwat untuk kejernihan emosional (ngalih), dan mengembalikan sepenuhnya kepada Allah (mulih).
Manusia | 30.03.2026
Di kanal televisi, di laman media sosial, seringkali kita melihat atau membaca komen-komen kemarahan. Marah itu perlu dirawat, bukan dipertontonkan.
Manusia | 16.03.2026
Jumlah sampah tiap harinya selalu naik. Logikanya, dengan berpuasa, seseorang akan mengurangi tingkat konsumsinya, termasuk tumpukan sampah, namun justru fakta menunjukkan sebaliknya.
Manusia | 14.03.2026
Di antara takdir dan ikhtiar, ada satu hal yang pasti akan kita alami semua, yakni kematian. Setiap yang bernyawa pasti akan menjalani ketetapan ini.
Manusia | 10.03.2026
Berbagi itu baik. Namun kalau salah niat apalagi pamer kesombongan hingga merendahkan martabat sesama, itulah yang menjadi petaka.
Manusia | 08.03.2026