Berkeislaman dalam Kebudayaan

Instructor
Islah Gusmian
  • 31 Postingan

Biografi

Guru Besar ilmu Tafsir dan Al-Quran di UIN Raden Mas Said Surakarta. Kini sebagai Direktur Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta dan Pengurus Asosiasi Ilmu Al-Quran dan Tafsir di Indonesia.

Postingan

Zaman Sungsang dan Titik Pemberhentian

Pada masanya kita akan hidup di mana harta, jabatan, dan popularitas menjadi pujaan, sementara kejujuran, rasa malu, tanggung jawab, dan etika dikesampingkan.

Manusia | 16.04.2026

Lahir dari Kerahimian dan Tumbuh Bersama Kerahmanan

Silaturahim menyatukan tubuh, silaturruh menyambungkan jiwa, dan silaturahmah menyempurnakan kasih.

Tradisi | 11.04.2026

Tantrum Digital dan Kedewasaan yang Tertunda

Tantrum digital sudah menjadi ancaman kultural. Ia mengikis kepercayaan sosial, memutus jembatan dialog, dan menormalisasi kebencian sebagai bagian dari keseharian bersosial.

Manusia | 03.04.2026

Terapi Jiwa di Era Algoritma

Dari madrasah Ramadan, kita belajar tentang mengendalikan diri (ngelih), memindahkan syahwat untuk kejernihan emosional (ngalih), dan mengembalikan sepenuhnya kepada Allah (mulih).

Manusia | 30.03.2026

Khutbah Idul Fitri: Meraih Fitrah di Era Zaman yang Pongah

Dunia kini mungkin sedang lusuh, tetapi jiwa kita tidak boleh ikut lebur. Idul Fitri adalah terapi untuk menjadikan kita manusia yang selesai dengan dirinya sendiri.

Khutbah | 20.03.2026

Puasa dan Gelombang Tantrum Massal

Di kanal televisi, di laman media sosial, seringkali kita melihat atau membaca komen-komen kemarahan. Marah itu perlu dirawat, bukan dipertontonkan.

Manusia | 16.03.2026