Berkeislaman dalam Kebudayaan

Digital

Etika Publik di Era Digital: Ketika Gaduh Menjadi Sunyi yang Menyakitkan

Konflik yang dulu berupa ruang fisik, kini bergeser menjadi ruang digital, media sosial. Kata-kata kasar, ujaran kebencian, nyinyir, telah berkerumun di sana. Diperburuk lagi dengan algoritma yang menjadikan konten viral.

Manusia | 09.08.2025

Kolonialisme Digital: Krisis Kemanusiaan dan Masa Depan Spiritualitas

Hari ini manusia tidak lagi dijajah secara fisik, tetapi secara psikologis dan kognitif, yakni lewat data dan algoritma. Teknologi pun kemudian dipertuhankan.

Manusia | 23.01.2026

Tantrum Digital dan Kedewasaan yang Tertunda

Tantrum digital sudah menjadi ancaman kultural. Ia mengikis kepercayaan sosial, memutus jembatan dialog, dan menormalisasi kebencian sebagai bagian dari keseharian bersosial.

Manusia | 03.04.2026

Dari Ritual ke Viral: Saat Kesalehan Ditentukan Mesin

Kesalehan algoritmik hari ini adalah ketika spiritualitas atau ritus-ritus keagamaan diukur dari seberapa besar like dan share dari konten yang diunggah.

Teknologi | 21.04.2026

Era Disrupsi: Dialektika Ibnu Abbas dan Al-Ghazali untuk Netizen Indonesia

Di era ketika semua orang mudah berbicara, adab menuntut ilmu justru dimulai dari kerendahan hati untuk memahami dan kesediaan untuk mendengarkan.

Pendidikan | 19.05.2026

Melawan Sengkuni Digital: Pendidikan Islam di Tengah Politik Adu Domba

Sengkuni digital telah menguasai ruang publik. Lihai bersilat lidah, pintar membuat narasi adu domba dan fitnah. Lalu bagaimana cara perlawanan pendidikan Islam di era post-truth ini?

Pendidikan | 23.05.2026