Sedang Membaca
Humor Mahbub Djunaidi
Alif.ID

Berkeislaman dalam Kebudayaan

Humor Mahbub Djunaidi

Hamzah Sahal

Nahdlatul Ulama punya tokoh pers yang masyhur di negeri ini. Selain sukses memimpin Duta Masyarakat, koran milik NU, di era 60 hingga 80-an, mendiang Mahbub juga lihai menulis esai-esai. Esianya sangat khas, unik, dan oleh karena itu berkarakter.

Salah satu karakter yang melekat pada tulisan-tulisannya adalah humor. Ya, dalam tulisan, dia adalah pendekar humor, di samping tentu saja gesit berargumentasi.

Saking pandainya berargumentasi dan melontar humor, sampai-sampai dia diimajinasikan berdebat dengan malaikat di pintu pengadilan akhirat.

“Ya Mahbub, silakan cuci dulu tubuh Anda di kolam sebelah kiri,” perintah malaikat sambil mengarahkan tongkatnya ke kolam hitam dan berasap.

“Sebentar Bang. saya sedang kena deadline, ditunggu tukang lay out ini,” jawab Mahbub.

“Bang-bang, emangnya saya abangmu. Lagian, apa itu deadline dan tukang lay out?” tanya Malaikat.

“Walah Bang-bang, ente dealine aja tidak tahu. Kaya gitu berani perintah ane. Sudah, ane mau langsung ketemu Guse aja,” bentak Mahbub.

Baca Juga

“Guse itu siapa? tanya Malaikat.

“Ya Gusti Allah. Siapa lagi?”

Humor ini pertama kali dmuat di NU Online

Baca juga:  Refleksi Muspimnas PMII: Menentukan Arah Khittah
Lihat Komentar (0)

Komentari