Sedang Membaca
Masjid Wadi Al Husein, Saksi Islamisasi di Thailand
Alif.ID

Berkeislaman dalam Kebudayaan

Masjid Wadi Al Husein, Saksi Islamisasi di Thailand

Abdur Rozaki
Masjid Wadi Al Husein, Saksi Islamisasi di Thailand 5

Masjid Wadi Al Husein adalah Salah satu peninggalan Masjid dalam sejarah penyebaran Islam di Pattani, Thailand bagian selatan. Masjid berada di desa Telok Manok, sekitar 26 kilometer dari Kota Provinsi Narathiwa.

Saya ke Pattani melalui penerbangan ke Kuala Lumpur. Dari sana terbang  ke bandara Hat Yai Propinsi Sonkla. Perjalanan selanjutnya menggunakan mobil selama 2 jam, menempuh jarak 80 km. 

Adalah Wan Husein As-Sanawi Al-Alfathoni pada tahun 1624 membangun masjid itu. Masjid ini sangat unik karena menggunakan arsitektur bergaya lokal Melayu, jauh dari pengaruh Arab dan bahkan dekat dengan model rumah gadang di Padang Sumatera Barat.

Wan Husein sendiri sebagai ulama, khas sebagai seorang pendakwah, memiliki mobilitas yang tinggi. Dia pernah pula mengembara, menyebarkan pengaruh Islam di Pulau Jawa, Madura dan Sumatera. Akhirnya menetap di desa Telok Manok Pattani Darussalam kala itu. Kisah Wan Husein terpahat apik di prasasti berupa lempengan dari Kuningan. Prasasti menggunakan aksara dan bahasa Thai, juga aksara latin berbahasa Inggris. Prasasti ini sesuatu yang masih jarang di masjid-masjid bersejarah yang ada di Indonesia.

Baca Juga

Prasasti berbahasa Thai yang berkisah tentang Wan Al Husain (Foto: Abdur Rozaqi)
Prasasti berbahasa Thai dan Inggris yang berkisah tentang Wan Al Husain (Foto: Abdur Rozaqi)

Kaya dengan lekuk ukiran di pinggiran atas, pintu-pintu dan dinding di dalamnya, juga mengingatkan kita pada masjid-masjid tua di Indonesia. Pola persambungan kayu juga tidak menggunakan paku, namun dengan teknik saling mengunci rapat dalam pertalian yang kokoh. Teknik ini membutuhkan tingkat persisi yang tinggi.

Arsitektur Masjid yang bernuansa lokal ini menunjukkan pola penyebaran Islam yang sangat adaptif dengan budaya lokal di masyarakat. Arsitektur masjid ini menandakan jejak erat kebearagamaan Islam Nusantara antara Pattani Raya dengan Kepulauan lainnya di Indonesia dan sekaligus persambungan, selain tentu saja naskah-naskah dan silsilah guru.

Lihat Komentar (0)

Komentari

Scroll To Top