Saya ingat-ingat, saya belum pernah ketemu langsung dengan anak muda bernama Muhammad Aswar. Tetapi, saya merasa akrab dengan dia. Teman-temannya memang temanku (tidak semua berlaku temannya temanku adalah temanku, meski Sayyidina Ali menasihati untuk memperlakukan temannya teman sebagai teman). Entah kapan mulai komunikasi, mungkin 2018/19. Tetapi awal musim covid, tepatnya bulan puasa begini, dia chat saya, kira-kira begini, "Mas, menarik tema-tema kota tua dalam peradaban Islam yang dinaikin ALIFID. Saya mau ikut menulis."
Komentarnya itu, kalau tidak salah untuk merespons tulisan @gm.five yang memang sedang memulai menulis Sajian Khusus Ramadan “Kota-Kota Tua dalam Peradaban Islam”. Selain Kholili, juga ada Nur Hasan (alumni Sudan), yang kami minta untuk menulis kampus-kampus tua. Jadi selama Ramadan bahkan Syawal, yang tadinya hanya dua penulis, Kholili dan Hasan, tambah satu, yaitu Muhammad Aswar. Dia menulis sekitar delapan. Kemudian tema ini hingga bulan Syawal masih tayang juga, karena beberapa penulis juga tertarik dan gabung. Sebuah media besar, ikut menayangkan belasan tulisan dari ALIF ini.
Total jumlah esainya yang tayang dan kanal kami ada 38. Jumlah yang tidak sedikit. Dan yang membuat saya pribadi senang dan karena itu merasa akrab, esai-esainya mendalam, tema-temanya jarang diperhatikan penulis lain.
Setelah Ramadan 2020 itu, kami pernah komunikasi lagi. Pandemi melupakan banyak hal, termasuk teman baik seperti Muhammad Aswar ini, apalagi dia tidak aktif di media sosial. Dari esai-esainya dia tipe seorang perenung, reflektif, mungkin juga penyendiri. Mungkin, teman-teman baiknya, yang sering digauli adalah literatur, buku-buku (esai-esai dia juga berupa review buku). Belakangan saya tahu, dia penyair.
Setelah lama tidak muncul, awal 4 Juli 2025 dia chat saya, menanyakan kabar saya, kirim tulisan, dan memberi kabar bahwa dia membantu gurunya di Pesantren Haqqul Yaqin, Enrekkang, Sulawesi Selatan (jauh dari Makassar). Dari situ hingga Agustus lumayan sering chat, biasanya pagi hari. Ada 2 esainya yang muncul di bulan Agustus 2025.
Setelah itu......
Alif.id berhutang budi kepadamu, aku berhutang pertemanan denganmu.