Sedang Membaca
Gus Dur Disuruh Beli Rokok
Alif.ID

Berkeislaman dalam Kebudayaan

Pendaftaran Workshop Menulis

Gus Dur Disuruh Beli Rokok

Hamzah Sahal

Ada cerita Gus Dur sewaktu menjadi Ketua Umum PBNU hendak “dikerjain” melalui telepon. Teman Gus Dur, seorang jenderal, telepon ke kantor PBNU.

“Selamat siang. Durahman ada?” tanya sang jenderal di ujung telepon. Yang dimaksud Durahman adalah Abdurrahman Wahid, alias Gus Dur.

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini

“Siang. Siapa ini?” respon si penerima telepon pura-pura tidak mengenali si penelpon.

“Domo-Domo!” jawab tentara di ujung telepon. Ia mengeku Domo.

“Domo siapa?” tanya penerima telepon di kantor PBNU.

“Domo. Soedomo!” kata penelpon membentak.

“Durahman sedang saya suruh beli rokok!” jawab si tukang telepon membentak pula.

Melihat temannya sigap ngerjainorang yang mau iseng, Gus Dur yang sedang duduk-duduk di meja kerjanya tertawa terpingkal-pingkal,”hahahaha….”

Orang yang ngerjain di ujung telepon pada satu hari bilang,”Saya kira Gus Dur orang yang paling hebat di NU, ternyata ada yang berani nyuruh Gus Dur beli rokok. Mungkin yang nyuruh wali.”

Baca juga:  Saat Nasruddin Hoja Dicecar Pertanyaan
Lihat Komentar (0)

Komentari

Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini
Scroll To Top